Day 108



Ketika saya bangun, ada banyak perubahan terjadi. Harus kuakui, saya sedikit kebingunan pada pertamanya karena ada sedikit perubahan yang terjadi pada tubuh dan kekuatanku tapi saya pikir bisa mengendalikannya.
Pertama, tubuhku.
Kenaikan tingkat merubah tubuhku menjadi Apostle Lord {Extinct Species(spesies punah)} respon pertamaku, spesies macam apa ini.
Kemungkinan besar mereka adalah ras kuat pada masa lalu, meski hanya beberapa, yang akhirnya menyebabkan mereka punah.
Awalnya tinggiku sekitar dua setengah meter, meski sekarang ketika saya berdiri hanya dua meter. Kurang lebih, tubuhku menjadi seorang pria jangkung.
Namun untuk menbandingkannya, otot dan tanganku mungkin lebih kecil tapi lebih belasan kali kerasnya dibandingkan yang sebelumnya. Harus kuakui, bahwa saya merasa lebih kuat dibandingkan ketika saya masih seorang Ogre, setidaknya begitu. Tubuhku tubuhku sekarang membuat kekuatan yang saya rasakan ketika saya masih seorang Ogre mirip jarak perbedaannya ketika saya Goblin saat saya menjadi seorang Ogre. Perbedaan kekuatan sangatlah besar sekali.
Ini karena Rank-up atau karena tubuh dan kekuatanku berubah signifikan tapi sekarang, Silver Arm berubah bentuk menjadi sangat cocok pada tubuhku.
Saya yakin bahwa jika saya berhasil Rank-up di masa akan datang, lenganku akan berubah lebih cocok lagi.
Kulitku masih berwarna merah tapi yang tato kemerahan berubah menjadi berwarna emas kehitaman. Sebagai tambahan, ada tanduk tambahan yang tumbuh ditengah dahiku. Titik tersebut pas ke titik tengah. Tandukku yang lebih padat dan tebal dibandingkan dengan sebelumnya. Saya mencoba menabrak dinding, hal tersebut membuat goa terguncang karena meningkatnya kekuatanku.
Rambutku yang tumbuh sampai pinggangku
Saya sebenanya ingin memotongnya, karena saya tidak terlalu suka berambut panjang, pada saat itu Alchemist berkata sesuatu. Sepertinya dia benar benar suka dengan penampilanku dan tidak ingin saya merubahnya. Saat dia cemberut, itu terakhir saya memendakkan rambutku. Saya mengikatnya dengan beberapa tali emas yang terbuat dari jaringku merubahnya seperti ekor kuda. Saya merasa bahwa rambutku akan menjadi kesukaan Alchemist-san untuk beberapa saat.
Mataku yang berubah menjadi merah, warna yang sama dengan Dhammi-chan. Penglihatanku juga berubah menjadi sangat tajam sehingga saya bisa membaca buku dari jangkauan sekitar 15 meter jauhnya. Sepertinya Dhammi-chan juga berada pada level penglihatan tersebut dan bisa menggunakannya pada jarak yang  jauh. Saya akan bereksperimen tentang itu nanti.
Soal Ogre Orbs yang didapatkan oleh spesies Lord, saya mempunyai lima. Yang pertama ada didalam dadaku. Duanya berada di setiap siku, dan sisanya ada di kedua lututku. Warnanya bercampur dengan hitam, merah dan emas. Saya tidak tau kekuatan apa yang dimiliki Orbs ini tapi yang saya tahu bahwa saya belum melepaskan semua kekuatan yang ada didalam tubuhku. Saya butuh mengambil kesempatan untuk mengetes secara penuhi tubuh ini.
Bentukku yang sekarang ini sebagai Apostle Lord sepertinya terlihat memiliki armor Biologis. Mirip seperti dengan apa yang dibuat oleh Dodome-chan, sebuah tipe medan energi Iblis yang tertanam didalam dagingku. Yang anehnya, tubuhku sudah dilengkapi dengan celana dalam dan celana.
Celana dalam yang unik dan ketika saya mencoba mengetes ketahanan celana dalam, sepertinya ketahanan tersebut bisa memotong dan sebagainya. Sepertinya celana dalam ini sangat unik, terlihat bahwa celana ini tahan sekali terhadap pisau atau semacamnya. Tidak peduli berapa banyak tekanan, pisau tersebut tidak akan bisa menembusnya. Saya akhirnya menghancurkan pisau itu sebelum bisa membuat kerusakan pada kain tersebut, mungkin karena kekuatanku sangat luar biasa.
Sepertinya karena benda benda tersebut adalah Armor, saya tidak akan bisa mengubah atau menggantikannya karena merupakan bagian didalam tubuhku. Tentunya bisa dilepas, tapi saya merasa tidak cocok pada pakaian lain.
Satu satunya membuatku tidak senang yaitu mempunyai Armor Biologis ini karena membuatku setengah telanjang sehingga hanya membuatku memakai celana. Otot dadaku benar benar terlihat.
Karena menemukan hal menarik dan langsung menyelidiki secara menyeluruh seluruh bagian tubuh baruku. Saya tidak terlalu pamer, meski saya tidak merasa dingin pula maupun saya merasa malu karena saya benar benar terbuka.
Karena figurku tidak terlalu menakutkan, hanya beberapa orang akan bisa takut dari penampilanku. Saya mungkin tidak butuh lagi jubah untuk masuk kota. Selain itu, semua itu karena perubahan fisikku.
Kemudian, kedua Sister mendapatkan [Job] baru setelah mereka bangun hari ini. Mereka mendapatkan [Job-Demon Child's Holy Mother], Yang mana tubuh mereka sedikit mengalami perubahan untuk mengetahui bahwa mereka adalah ibu dari anak anakku. Itu diperoleh oleh karena menjadi ibu dari anak keturunan Demon.
Meski itu memiliki arti yang negatif karena menjadi ibu dari anak Demon, itu tanda Simbol antara kedua orang tua dan anak mereka. Mendengar hal tersebut, saya tidak tahan dan langsung memeluk mereka berempat.
Auro dan Argento mengenakan baju anak kecil yang dibuat oleh para sister dan saya sendiri. Sekarang anak anak mulai bisa mengucapkan kalimat. Ketika saya mendengar “Papa, Papa I Love” hatiku meleleh. Tidak ada yang lebih baik selain ini.
Hari ini. Ketika saya bangun, orang pertama yang melihatku adalah sang putri, yang terlihat cukup terkejut sehingga membuatnya berteriak. Boy Knight yang langsung datang menyelidiki apa yang terjadi dan diikuti oleh semua orang. Meski beberapa detik dari ketakutannya, sebenarnya tubuhku masih berwarna sama seperti yang dulu yang mengisyaratkan siapa mereka lihat. Mengingat bahwa rambut masih berwarna sama, sang putri yang pertama kali mengetahui bahwa siapa diriku, menaiki pundakku. Melakukan hal itu, semua orang menyadari bahwa itu saya.
Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya terlihat terlalu berbeda, tapi saya semakin dan memiliki tato yang berbeda, dan juga memberika aura yang lebih kuat pada tubuhku, saya tidak ingin menyalahkan mereka dari sifat kewaspadaan mereka.
Ohh hampir saya lupa, saya sebelumnya menyembunyikan warnaku untuk mencegah sang putri dan manusia lainnya untuk mencari Blessing (perlindungan) dari Greater Fod. Itu akan menjadi masalah jika saya diserang karena hal tersebut.
Well, tidak masalah jika kedua orang ini (Sang putri dan Boy Knight) mengetahuinya, bukan berarti jika mereka akan menyerangku karena saya memiliki Blessing dari Greater God.
Saya mulai mencoba mengembalikan warnanya tapi sepertinya warna dasar dari Spesies ini merupakan kulit hitam, jadi saya tidak menemukan alasan apapun untuk mengubahnya.
Dengan persetujuan gadis gadis lain, saya tidak mengubah penampilan baruku ini.
Saya masih penasaran mengapa saya mendapatkan Blessing yang kuat dari Greater God, tapi pertanyaan itu akan terjawab seiring waktu, jadi saya yakin. Untuk sekarang, sang putri mengatakan bahwa dia akan merahasiakan Blessing (Perlindungan)ku.
tubuhku cukup sulit untuk digerakkan. Karena semuanya terlihat lebih kecil dibandingkan sebelumnya, dengan kekuatan yang lebih kuat, tidak merusak apapun dan menyesuaikan cengkraman sepertinya cukup membuatku jengkel. Akhirnya saya menghabiskan waktu sekitar satu jam untuk terbiasa bergerak dengan bentuk dan penampilan baruku.
Catatan terakhir itu membuatku penasaran karena dua kemampuan terakhir itu terkunci. Saya merasa tertekan dengan kondisi tersebut jadi saya ingin mendapatkannya.
Well, setelah beberapa saat, kami sarapan. Saya merasa lebih lapar dibandingkan yang biasanya dan saya makan tiga kali lipat dibandingkan yang biasanya.
Setelah itu, kami berangkat. Sang putri yang melanjutkan perjalanan dengan menaiki pundakku dan kami maju menuju pegunungan sejauh mungkin yang kami bisa hari ini. Pemandangan membuatku merasa terpesona.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar