Sekitar siang hari, kami menanjaki bukit untuk melihat ibu kota kerajaan dari jauh.
Benteng benteng yang terlihat tinggi seperti dinding berwarna putih susu. Itu dibangun diposisi yang tinggi untuk meningkatkan perlindungan. Kebanyakan markasnya dibangun pada sebuah bukit yang besar, membuat serangannya tidak mungkin bisa terjadi. Dijantung kota terdapat istana besar yang berdiri kokoh.
Well, dari jarak sini, kita hanya bisa melihat sebanyak yang kita inginkan, jadi kami melanjutkan perjalanan kami menuju kekota. Ketika kami mulai mendekati benteng, sebuah konvoi besar yang keluar masuk dari kota yang melewati kami. Sepertinya tidak ada pengecualian bagi yang masuk tanpa adanya pemeriksaan secara penuh. Kami menunggu cukup lama pada antrian terakhir.
Mereka berdua Boy Knight dan Tomboy Princess mulai tidak sabar tapi namun ini adalah pengalaman hidup yang baik dan mereka butuh pembelajaran untuk bersanar. Setelah itu, mereka duduk terdiam tapi sang putri selalu menarik narik tandukku.
Meski dari penampilan kami tidak sejalan dengan aksi kami, kami terlihat menonjol pada semua kelompok manusia yang ada disekitar sini. Hanya manusia yang masuk dan keluar pada ibu kota kerajaan.
Ini akan menjadi masalah lain. Kami terus menarik banyak perhatian, khususnya pada si cantik Dhammi-chan. Ketika pertama kali melihatnya, sangat tidak mungkin untuk bisa berpaling.
Well, saya tidak menyangka bahwa kami akan menarik perhatian sebanyak ini, tapi itu mungkin karena faktanya bahwa ini adalah ibu kota kerajaan dari Sternbild Kingdom yang mempunyai ideologi manusialah yang paling tertinggi. Meski, ada beberapa monster dan ras Beast ketika mendekati ibu kota kerajaan, karena itu kami menarik perhatian yang tidak diinginkan karena kita adalah kami sendiri.
Kami akan mungkin mengalami kesulitan memasuki ibu kota kerajaan karena kenyataannya bahwa kami bukanlah teman baik manusia, tapi jika kami melanjutkan perjalanan dengan cepat dan melewati jalur ini, langsung masuk kedalam kota, maka akan ada rumor tentang kami yang beredar dan membuat kekakhawtiran. Sesuatu yang saya sendiri ingin hindari dengan segala cara.
Tidak ada sesuatu yang bisa dilakukan karena kami tidak begitu saja bisa mengubah ras kita, jadi pada akhirnya, kami harus menghadapinya dengan berada di jalur.
Untuk memulai rencana kami, saya ingin menghindari sebanyak mungkin kontak sosial. Kami sekarang ini tdak memiliki potensi untuk bisa bertarung melawan kerajaan ini.
Selain itu, kerajaan ini mempunyai kebijakan yang sangat ketat pada ras non-human mereka, kami tidak akan mempunyai pilihan lain selain mengandalkan sang putri. Selain itu saya ingin menghindari hal lain dengan segala cara apapun.
Jadi pada akhirnya, menunggu adalah satu satunya pilihan yang ada. Setelah menunggu beberapa saat, sekarang giliran kami.
Ada rupanya pembayaran ekstra dan pajak untuk pengangkutan barang kami tapi karena kami mempunyai beberapa orang tertentu bersama kami, mereka membatalkan pembayarannya.
Akhirnya, keuntungan dari kemitraan ini akhirnya menghasilkan.
Selama pemeriksaan, saya membuat klon kecil pada pakaian inspektur untuk mengumpulkan informasi pada penjaga dan tentara di kota.
Klonku sangat berguna sekali untuk mengumpulkan informasi dan lebih sering dibandingkan tidak, selalu menyelamatkanku.
Kesimpulannya, banyak yang terjadi tapi kami berhasil masuk ke ibu kota tanpa ada masalah.
Paling tidak, ibu kota kerajaan ini ramai melebihi harapanku. Banyak orang yang menjajakan barangnya didalam dinding, dari toko outdoor mengeluarkan suara yang energik, semuanya ada disini.
Saya memperhatikan banyak toko toko yang memiliki berbagai banyak barang yang terlihat menarik bagiku.
Jika dibandingkan denga kota Labirin Purgatory, suasana di tempat ini penuh dengan keramaian. Seperti terlihat setiap hari adalah festival atau pesat.
Karena ini pertama kalinya mereka berada di ibu kota kerajaan, sirambut merah dan gadis lainnya terlihat cukup gugup. Kami menyusuri di jalan utama dimana saya tiba tiba menyadari, sampai sekarang, semua bangunan tersebut terbuat dari kayu, tapi setiap rumah terbuat dari batu bata.
Selain itu, jalanan yang dilapisi dengan batu dan ada tempat yang menyediakan air mengalir.
Dari apa sang putri katakan padaku, semua ini dimiliki oleh anggota kerajaan Sage dari Royal Court sekitar tujuh puluh tahun yang lalu. Barang dan kemewahan yang ada dikota ini sangatlah jarang ada didunia ini.
Saya benar benar ingin belajar lebih, khususnya tentang sisi gelap kerajaan ini, tapi karena kami masih dalam misi untuk menyelesaikannya, jadi tidak ada yang bisa dilakukan sampai ini misi ini selesai.
Saya memutuskan untuk segera mengantar sang putri ke istana.
Setelah itu, saya berencana untuk mengunjungi semua tempat berbeda yang ada didalam kota.
Akan ada kesempatan seperti mendapatkan informasi tentang semua kebiasaan tentang cara kerja yang ada didunia ini. Sebuah kesempatan seperti itu adalah sesuatu yang saya benar benar manfaatkan sebaik baik mungkin.
Melewati jalan diluar kota, kami menuju langsung ke tempat istana kerajaan. Semakin kami mendekat, rumah mewah terlihat dan orang orang datang.
Sering terjadi kejadian dimana seseorang yang memiliki pengaruh berpapasan dengan kami dengan menatap kami dengan mengatakan “siapa kau?” sambil melihat muka mereka.
Meski beberapa lama kemudian, kami terbiasa dan melanjutkan perjalanan ke depan. Tidak ada satupun yang peduli untuk mengganggu perjalanan kami dan mereka tetap melakukan apa yang mereka lakukan setelah beberapa saat kemudian.
Kami sampai ke tempat istana kerajaan sekitar jam 4 sorenya. Akhirnya waktunya untk mengatakan selamat tinggal kepada sang putri.
Harus kuakui, beberapa hari ini, saya sudah merasa dekat dengannya, jadi perpisahan tersebut membuat sedih bagiku.
Well, jadi saya pikir, perpisahan kita sepertinya akan sedikit tertunda.
Sang putri meminta dibawa ke lokasi dimana barang [Royal Ring] yang bisa masuk pada Amber Palace.
Sejujurnya, permintaan ini bisa membuat banyak masalah yang berbeda tapi saya akhirnya terbujuk dengan semua imbalan yang saya terima dari permintaan ini.
Tempat yang kami kawal sang Putri dan Boy Knight itu yang merupakan pusat dari istana Amber. Ruangan tersebut didekorasi dengan warna sawo matang dan disebut dengan [Sparkling Room].
Hanya orang bangsawan yang ada disini, pelayan dan anggota kerajaan.
Karena kelompok kami muncul tanpa pemberitahuan sebelumnya, pelayan yang ada disini sangat waspada oleh kehadiran kami. Beberapa barang mereka terjatuh yang mereka pegang ketika menyadari kehadiran kami.
Mereka waspada dengan kami tapi karena adanya sang putri bersama kami, kita sama dengan tamu undangan seperti anggota kerajaan dan kami diperlakukan dengan hormat dan sopan.
Sejujurnya, saya ingin menerima imbalan yang telah dijanjikan padaku dan meninggalkan tempat ini secepat mungkin tapi sang putri berkata bahwa butuh beberapa persiapan terlebih dahulu.
Sudah ditentukan bahwa kami harus tinggal disini sampai setidaknya besok siang. Tentu saja, kami tidak ditempatkan ditempat yang sama bersama sang putri di istana Amber. Sebagai gantinya, kami dipindangkan di sisi sayap yang ditujukan sebagai tempat penginapan tamu.
Well, karena kami belum tinggal hotel dan karena kami ditawari penginapan yang berkelas dunia yang mewah. Saya ... memutuskan setidaknya mungkin kita bisa menginap untuk satu hari.
Makan malam sangat luar biasa, ruangan yang menakjubkan dan ruangan tempat mandinya bagus. Kehidupan ini sangat enak sekali. Hari ini berakhir tanpa ada masalah. Jadi saya tidur nyenyak malam ini.
Hari ini hasil penggabungan
[Hawk Eye] + [Wind Reading] + [Ephemeral Eye] = [Sense Area]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar