Day 124 Side Story Female Mantis Humanoid POV



Dihadapan mataku, sang pemimpin dan wakil pemimpin bertarung. Pertarungan yang sedang berlangsung di arena pertarungan di External Training Field, sangat sulit memahami ini semua.
Bahkan bagiku yang memiliki penglihatan gerak yang superior karena mata yang ada unsur senyawa. Saling menyerang satu sama lain sehingga sangat cepat untuk bisa dilihat. Ketua yang mana tidak menunjukkan pukulan yang aslinya saat pelatihan, sekarang mengeluarkan pukulan seriusnya secara berturut turut dan sebuah bayangan merah terlihat ditengah udara.
Kapak besar yang dimiliki wakil ketua diayunkan kebawah dan dengan api petir yang menghancurkan tanah, meledak disekitar. Berlari dengan kecepatan yang tidak masuk akal bagi sosok yang sangat besar, membuat semuanya tampak berpikir bahwa wakil ketua bergerak dengan sekejap, dia menghantam ketua denga kecepatan seperti itu, meski begitu tidak tau apa yang terjadi apa membuat wakil ketua terlempar jauh. Dia berputar berkali kali dan jatuh ketanah. Ketua yang sedang melakukan serangan, meski, saya tidak terlalu mengerti apa yang sedang terjadi.
Pertarungan berlanjut setelah itu, pertarungan didominasi oleh ketua mulai dari awal sampai akhir. Tapi karena berbahaya, hanya sebagian kecil eksekutif yang bisa melihatnya sampai menit terakhir, itu sangat disesalkan.
Saya ingin sekali melihatnya sampai menit terakhir, tapi tidak seperti yang diharapkan karena sangat tidak mungkin. Kami yang hanya melihatnya pingsan karena setelah serangan yang dilakukan, berbicara tentang pertarungan yang dahsyat itu akan menyebar nantinya.
Apa yang saya rasakan saat saya melihat pertarungan itu, setelah hanya ketua yang bisa melihat dari bawah.
Ketua adalah Monster [Art]. Monster yang bisa melumpuhkanku dengan tangan kosongnya bahkan saat saya menggunakan Exoskeleton yang kuat. Apa yang terjadi jika menggunakan sebuah senjata? Saya bisa membayangkan bagaimana mengerikannya.
Selain itu, ketua yang memiliki kemampuan rasial [Divine Protection] yang tidak bisa saya jelaskan, karena dia menggunakan kekuatan yang saya tidak bisa mengerti, bahkan orang yang melawannya tidak diperbolehkan untuk melawannya. Itu mungkin karena hanya manusia bisa menggunakan [Art], tapi ketika dia menggunakannya, ini diluar dari pemahamanku.
Tapi ketika saya melihatnya, perutku menjadi panas dan saya bisa mengetahuinya dengan jelas.
Ingin meninggalkan keturunan yang kuat, itulah instingku. Mantis mulai latihan dengan sukarela. Mantis sedang bernafsu. Setelah melakukan seks, Mantis membunuh teman seksnya dan memakannya. [TL Note: aneh ini betina :v]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar