Day 37

2 goblin pelayan yang masih goblin kemarin sudah naik level ke Hobgoblin. Sambil berpikir “2 hari berturut turut, huh?” saya memberikan hadiah selamat kepada mereka.
Palatihan pagi ini berakhir tanpa ada hambatan dan saya makan sarapan yang telah disiapkan oleh para sister, Gobue-chan seharusnya ada di lokasi pertambangan, dia datang dengan muka bingung.
Dia memegang sesuatu yang kecil dan coklat dengan sebuah permata merah terang diatas kepalanya. Potongan tajam yang terlihat di sekujur tubuhnya. Dia diselimuti oleh darah, seperti saya waktu yang lalu, saya bisa mengetahuinya saat pernapasannya tidak lancar bahwa tidak lama lagi dia akan mati.
Aku menamakannya “Carbuncle” untuk saat ini, karena Gobue-chan memberitahuku untuk menolongnya dengan menggunakan kemampuan penyembuhan, aku mengobatinya dengan [Heal].
Jika saja terlambat di obati sekitar 10 menit, aku tidak tau apa yang terjadi nanti.  aku merasa lega ketika saat aku bisa menyembuhkan lukanya.
Meskipun penyembuhan tidak mengembalikan darah yang hilang. Carbuncle langsung tertidur setelah saya memaksanya meminum sebuah potion yang dibuat alchemist-san, sebuah “Hematopoietic” potion (percobaan) yang dibuat dengan dicampurkan berbagai obat obatan uang bisa membantu pembentukan darah. Untungnya Carbuncle, saya sudah puas setelah makan, jadi saya tidak merasa ingin memakannya. Disamping itu, Gobue-cha memintaku untuk menolongnya jadi saya melakukannya.
[T/N: Hematopoietic artinya memproduksi darah]
Setelah beberapa menit kemudian, Carbuncle yang tingginya 30cm membuka matanya dan menjelaskan situasinya. Dia berterima kasih kepada kami. “terima kasih banyak” katanya.
Menurut ceritanya yang dikatakan kepada kami, mengapa dia mengalami banyak luka, Carbuncle namanya Returner, dan alasan dia diselimuti banyak luka karean dia diserang oleh beberapa manusia petualang.
Permata merah itu yang berada diatas kepalanya, terlihat seperti item super kelas tinggi, jika itu terjual mungkin harganya sekitar 100 juta emas koin, saya pikir 1 emas sama dengan 10 yen. Dan itu barang yang dicari oleh para petualang tersebut.
Karena saya pikir Returner kelihatan kesulitan, saat ini dia membungkuk dengan kakinya dan meminta kami untuk melakukan sesuatu pada manusia tersebut.
Inilah ceritanya setelah aku mendengarnya.
Barang “Returner” merupakan artefak Carbunkle yang terbuat sejak dulu oleh seorang magician legendary Velvet yang dikenal oleh semua penduduk benua. Dia adalah penjaga dari [[[Velvet]] Harta yang tersembunyi] dikenal sebagai struktur didunia ini yang disebut Dungeon. Dan Gobue-chan dan yang lainnya memasukinya ketika mereka mencari batu roh.
Meski luka luarnya yang saya sembuhkan sudah stabil tapi sebenarnya yang paling penting adalah “inti”, meski Returner bukanlah makhluk hidup artefak Carbuncle tanpa sebuah jangka hidup itu akan tetap mati jika intinya rusak. Kerusakan yang paling dalam ketika manusia menyerangnya. Penyembuhan terlihat memperpanjang waktu hingga benar benar hilang kerusakannya.
Bagian terdalam pada tempat harta karun tersebut, ada tergeletak benda permata kelas Legendary dan obat mujarab yang menduduki daftar magic item tertinggi yang velvet temukan dengan susah payah sepanjang hidupnya. Jika harta karun itu jatuh ketangan orang orang gendut itu dan harta karun itu dibawa pergi oleh mereka, tidak mungkin Returner bisa menerimanya.
Returner ingin menyelesaikan masalh ini sendiri tapi kekuatan dalam bertempur sudah tidak ada karena intinya sudah rusak, dan waktunya terbatas.
 Didalam dungeon dimana ada makhluk magic, “Skeleton Soldier” yang lebih kuat dari  “Skeleton Warrior” dan diatas semua level Skeleton “Greater Skeleton” dan melawan anggota party dari para petualang mereka lebih buruk dari tidak kebergunaanya.
Itulah mengapa dia datang kepada kami karena terlihat kuat, mengirim para petualang keluar dan dari semua itu mengubur pintu masuknya.
Jika kami bisa menolong untuk menyelesaikan masalahnya, rela memberikan isi dari harta karun tersebut kepada kami sebagai ucapan terima kasih. Velvet sangat membenci manusia, jadi mungkin memberikan hartanya kepada kami.
Setelah berpikir sebentar, saya tidak menemukan adanya kerugian.
Saya memanggi Gobukichi, Gobumi-chan, Gobue-chan dan mereka berdua Hobusei-san dan habusato-san untuk bersiap siap untuk bersenjata. Setelah itu saya menanyakan kepada Blacksmith-san untuk membawa pisau yang terbuat dari batu roh. Aku pikir membawa senjata lebih baik daripada tidak membawa senjata.
Karena pisau batuh roh terlihat mencolok,  terlihat seperti akan berguna untuk pencegahan.
Saya memulai menginstruksi para goblin bawahanku, Blacksmith-san, si rambut merah, para sister dan alchemist-san melihatku dengan muka gelisah.
Itu mungkin karena mereka mendengar permintaan untuk membunuh manusia. Mereka merasa gelisah meski mereka orang asing pun.
Meski begitu, karen Returner mengatakan untuk mengusir mereka keluar dari Dungeon dan kami akan melawan para petualan dan mencoba menang tanpa membunuh mereka.
Pertama kami mencoba untuk membujuk  mereka, jika itu tidak berhasil, kemudian kami akan menyerang mereka. Aku bilang itu untuk melindungi diri sendiri kami harus menyerang dengan mematikan, aku khawatir ini kan berakhir dengan membunuh mereka semua.
 “jika itu untuk meliindungi diri sendiri tidak apa kan, kami mungkin akan terbunuh, benar’kan?” kataku.
Ketika saya memberitahu mereka tentang hal penting itu, saya menunjukkan senyumku, mereka telihat memberiku  izin.
Setelah persiapan selesai, Gobue-chan menuntun kami kelubang yang terhubung dengan dungeon yang mana tempat Returner.
Pada akhirnya, ini terjadi.
Kami membunuh semua 6 petualanf, laki dan perempuan, mereka yang masuk dalam dungeon dan mencoba Returner.
Well, kami mencoba untuk membujuk mereka sebelumnya.
Awalnya, saya menuju ke mereka untuk membuat dia cemas karena kami memiliki kekuatan yang lebih, saya menyuruh Gobukichi dan lainnya untuk sembunyi dan saya pergi membujuk mereka dengan sendirian. Saat itu saya punya niat yang baik. Tapi pada saat mereka melihatku mereka mengatakan sesuatu seperti “dungeon ini tidak hanya punya Greater Skelaton, tapi mereka juga punya Ogre subspesies disini. Ogre sialan ini mempunyai banyak kelemahan. Bahka jika dia musuh yang sulit dikalahkan, dia tidak cocok bagi kita. Mari kita bunuh dia cepat. Jika kami pergi kita tidak akan menemukan yang seperti ini lagi” sambil memulai menyerangku dengan nafsu membunuh yang kuat.
Saya bukanlah Ogre subspesies tapi  sebuah Ogre variant (berbeda). pertama, mereka tidak mau mendengarkan apa yang kukatakan, bahkan sedikitpun.
Well, hal hal yang seperti menggangu rumah orang (Dungeons), dengan ceroboh membunuh penduduk yang ada (Monster) meski bukan saya. Sembarangan mengganggu dan mengambil sesuka hati harta yang ada didalamnya. Ini, bukan kebetulan, sebuah perampokan dan pembunuhan’kan!!! Bahkan mereka tidak menyadari kejahatan mereka, orang orang ini perlu diselamatkan.
 Sementara itu, dengan menggunakan [Appraisal] terlihat peralatan para perampok memiliki item kelas tinggi yang memiliki kemampuan sihir atau kemampuan kerajinan yang seperti itu, bahkan party itu memancarkan aura yang berkekuatan cukup besar.
Meski begitu, aku tidak merasakan kesamaan saaat aku bertarung dengan beruang merah itu, karena saya sudah menjadi Ogre (versi langka) meningkatkan dasar spesifikasiku dan karena terus mengulangi kemampuanku, aku merasa kubisa mengalahkan para perampok itu dengan mudah.
Maksudku, aku bisa memutuskannya hanya melihat dari serang pertama mereka.
Penyerangan mereka sangatlah lamban. Arah mereka sudah diprediksi, bukan hanya itu mereka tidak terlalu bisa menggunakan senjatanya. Hampir tidak ada tipuan yang bisa tidak kuprediksi dan sulit saat menyesatkan musuh bercampur dengan penyerangan mereka.
Serangan mereka cepat dan senjatanya kualitas unggul, jadi jika Ogre bisa terkena serangan dan membantainya meninggalkan sepotong. Meski begitu menurutku teknik tempur mereka tidak cocok dengan tubuhnya. Kesan saya dari serangan mereka Cuma terlihat sederhana saja.
Entah itu ketahanan tubuh mereka dari level mereka atau dari [Job] mereka. Mereka cukup kuat tapi ini menghambat untuk meningkatkan potensi mereka. Tanpa berpikir mereka mengayunkan pedang mereka sendiri, meningkatkan level dari teknik yang digunakan dan seterusnya, mereka tidak menyadari bahwa teknik tekni yang mereka gunakan menghambat mereka sendiri.
Sejauh ini mereka meraih level dengan membunuh para musuh dengan mengndalkan kekerasan, sehingga mereka secara alami memulai menghabiskan lebih sedikit usaha ketika bertempur. Aku tidak bermaksud menemukan kesalahan orang lain, tapi metode yang mereka gunakan saat ini merugikan diri mereka sendiri. Jika mereka menghabiskan waktu lebih untuk berusaha, mereka akan bisa bertarung setara denganku. Itulah maksud dari tingginya dasar dasar dari spesifikasi.
 Mengabaikan latihan mereka, mereka bukanlah musuh sejatiku.
Ada sedikit kesalahan yang diizinkan bagiku karena meeka lemah dan serangan mereka bisa aku tangkis dengan mudah. Sementara itu terjadi, saya melanjutkan tujuanku untuk membujuk mereka.
Biasanya ketika para perampok mencoba membunuhmu, kita tidak bisa meyankinkan mereka.
 bicara dengan mereka, sambil dia menyerangku, bagian terdalam Dungeon seorang pemuda terlihat [Magician] keluar dan mengluarkan dasar magic [Lightning] yang diikuti suara *bam* yang terjadi. Aku tidak pingsan tapi pada saat bersamaan saya terjatuh dari 1 atau 2 langkah dari keterkejutanku. Hasilnya terluka yang membuatku merasakan sakit.meski itu hanya terlihat seperti serangan kecil, aku bisa mati jika aku tidak mempunyai kemampuan [All Elemental Resistance] dan [Lightning Resistance]. Kekuatan sangatlah besar sehingga bisa membuat kepala meledak tanpa jejak.
Seperti yang kuharapkan, karena kalian sudah melakukan sejauh ini. Kesabaranku sudah melewati batas.
Aku mengirimkan signal kepada Gobukichi-kun dan lainnya yang sedang bersembunyi untuk memulai serangannya.
Aku meminta maaf ke Returner, karena aku tidak mengikuti perintah yang diberikan oleh Returner dan menhancurkan batu misterius didalam ruangan yang membuatku berpikir “apa ini tempat, istana kerajaan?”
Dan saya menarik perhatiannya dan menyerang mereka dari depan.
Yeah meski sebenarnya aku berpikir kemampuan pisau batu roh Cuma penampilannya saja, itu benar benar berubah menjadi menakjubkan.
 Pisau tersebut tidak terlalu tajam, karen bahan bahan yang digunakan batu roh air, air keluar saat pisau itu diayunkan. Ketika aku mengayunkan dengan serius, air keluar dengan kecepatan tinggi dan menjadi pisau air, itu memotong setengah baju pelindung petualang dengan suara yang keras sekali
“luar biasa! Luar biasa”, itu yang dikatakan oleh Gobumi-chan, diikuti dengan pertanyaan apakah dia bisa memotongnya menjadi dua bagian, tapi saya menjawabnya tidak karena jika tidak ada kekuatan didalam air tersebut maka tidak bisa membelah lawan, itu cuman membuat mereka basah.
Terlihat itu sepertinya tidak berguna tanpa adanya ayunan kecepatan yang tepat, meski itu terlihat keren.
Setelah membunuh semua para petualang, kami menelanjangi badan dan memakan mereka. Saya mengambil bagian atas, sedangkan Gobukichi dan lainnya harus berbagi dibagian bawah tubuh
Ability [Job-Assassin] learned.
Ability [Job-Crusader] learned.
Ability [Job-Guardian] learned.
Ability [Job-High Wizard] learned.
Ability [Job-Bishop] learned.
Ability [Job-Enchanter] learned.
Ability [Quick Thinking] learned.
Ability [Parallel Thinking] learned.
Ability [Horseriding] learned.
Ability [Anti-magic] learned.
Ability [Shortened Incantation] learned.
Ability [Chivalry] learned.
Ability [Intuition] learned.
Ability [Conceal Presence] learned.
Ability [Demigod of Mercy's Divine Protection] learned.
Ability [Demigod of War's Divine Protection] learned.
Seperti yang aku duga, bahkan manusia yang menjadi petualang artinya kau harus berada pada level yang tinggi, karena mereka mempunyai peralatan yang kualitasnya tinggi, saya menggunakan benda Magic yang kutemukan. Tentu saja saya memakannya langsung.
Ability [Conceal Self-Status] learned.
Ability [Item Box] learned.
Benda yang aku makan merupakan 2 magic item yang berbeda “Hermit’s Ring” dan “Backpack Storage (besar)x6” saya menyimpan sisa barang para petualang di tempat item, dan ketika saya mencoba mengambil item itu kembali, ada suara *pon* yang bisa didengar dan item itupun muncul.
Fitur Transfer item memberiku suatu perasaan nostalgia.
Kemampuan itu bisa menyimpan 1200 item yang berbeda dan nama item yang sama yang bisa di isi sampai 99 setiap kali, yang mana itu terlihat cheatimh. Kemudian Returner memandu kami ke pintu masuk Dungeon.
Bagian terdalam goa itu, kami menemukan tempat masuk tersembunyi, yang mana membuat kami tidak sadarkan diri, dari sana tidak ada tempat masuk yang lainnya disini selain tempat Gobue-chan buat. Setelah kami pingsan di tempat itu, tidak ada jalan lain untuk masuk dalam Dungeon ini.
Carbuncle memandu kami ke tempat harta karun itu, yang mana kami melihat semuanya.
Ada berbagai jumlah harta karun, dari peralatan petualang sebelumnya yang kami dapatkan, terlihat seperti barang biasa dibandingkan sejumlah besar item magic hebat yang ada disini. Ditengah harta karun yang penuh dengan item, dibagian terdalamnya, ada sebuah mumi dengan lengan kiri aneh yang bersinar warna perak, yang terlihat diabadikan di atas tahta.
Returnel memanggil mumi ini sebagai tuannya. Mungkin maksudnya Velvet.
Waktu Returner mulai habis dan dia ingin memberi tahu kami tentang sesuatu.
Ada berbagai macam batu roh yang bisa diambil dari tambah ini membawanya kerumah, itu membuat mempengaruhi ini Dungeon. Biasanya tergantung dari batu roh bisa ditemukan sesuai dengan apa yang dimiliki batu roh tersebut... tempat dengan angin yang bagus mempunyai batu roh angin, batu roh api bisa ditemukan ditempat yang panas seperti Vulkanik, batu roh berbeda tiap atribut yang dimiliknya dan biasanya tidak bisa ditemukan dalam satu tempat.
Meski begitu, karena Dungeon ini yang dibangun oleh Velvet yang menggunakan roh, entah mengapa batu tidak berada di sini sekarang, dan mungkin tambang mempunyai berbagai batu roh karena dungeon yang mempengaruhinya.
Secepatnya saya selesai bicara, Returner menunjukkan senyumannya.
*clink* dan tinggal permata ku sisakan. Setelah saya mengambilnya, saya langsung memakannya.
Ability [Golden Rule] learned.
Sekarang, kami mengirimkan doa untuk Returner. Saya melihat barang barang berharga di harta karun tersebut. Kemampuan Tempat penyimpanan sangat luar biasa.
Saya bahkan  menyimpan harta karun itu di tempat penyimpananku dan itu masih banyak ruang yang tersisa. Itu berkat para party petualang yang tadi.
 Berpikir tentang tadi, saya melihat dengan aneh mumi Velvet dari tangan kirinya di tempat kuil yang sendirian yang berada di ruangan harta karun itu. Sepertinya, saya tidak bisa meninggalkan dia seperti itu, jadi saya memperbaiki tahta yang berlapiskan permata itu, kemudian mengkremasi mumi tersebut.
Mengangkat kepalaku. Saya menepuk tangan dan mengucapkan doa “Namu” dan  api pun membakarnya., yang anehnya itu tangan buatan itu yang bersinar berwarna silver,, yang masih tertinggal di tempat itu.
“Apa ini?” saya pun menggunakan kemampuan [Appraisal]
- - - - - - - - - - - - - - - - [Appraisal] - - - - - - - - - - - - - - - -

Name:
Silver Artificial Arm – Airgeatlámh

Classification:
Artifact

Rank:
Legendary Class

Ability Effects: Armblast Spellblast
Self-Evolution Elemental Echo
Detail : sebuah tangan buatan ilahi yang ditemukan oleh Velvet didalam dungeon yang kuno. Yang kehilangan tangannya bisa memakai tangan buatan ini dan pergerakannya bisa dilakukan dengan sesuka hati tanpa ada cacat sama sekali.
Dari yang terlihat terbuat dari besi lain. Itu bisa merubah bentuk sesuai tergantung dengan orang yang memakainya. Kemampuan ini meningkat sesuai dengan penggunanya. Item ini tidak bisa hancur.

- - - - - - - - - - - - - - - - [Appraisal] - - - - - - - - - - - - - - - -
Terlihat Velvet mengatakan sesuatu kepadaku “Aku tidak membutuhkan ini lagi, jadi saya memberikanmu” yang kehilangan lengan kiri.?. saya pun mengambilnya memasangnya di siku dan entah bagaimana itu bisa melekat.
Ekspresiku : itu sangatlah sakit sekali.
Well, entah ketika saya mendekatnya, lengan baja itu mengelilinginya dan tentakel besi itu membentang dari tengah dan menutupi lengan tanganku sampai siku. Kemudian tentakel itu melakukan sesuatu seperti memakan dagingku. Sangat sakit sehingga bisa membuatku hampir pingsan.
Dan setelah sudah terasa lebih baik, lengan kiriku menjadi Airgeatlámh dari bawah keatas. Lengan perak yang seperti ukuran manusia ketika aku mengambilnya seharusnya lebih kecil bagiku sebagai Ogre. Tapi entah mengahap perubahannya sama persis ukuran dari lengan kananku dari yang terlihat. Rasanya terlihat cocok bagiku.
Ini mungkin efek dari [Self-Evolution].
Tak ada rasa ketidaknyaman ketika saya mengepalkan dan membuka kelima jariku. Tidak terasa aneh sama sekali.
 Lagipula, aku bisa tau ketika aku menyentuhnya dan ketika aku mencoba memukul dinding aku tidak merasakan sakit. Meski saya bisa menerima tidaknya sakit itu karena itu adalah tangan palsu, aku ingin tau bagaimana caranya mengirimkan rasa sentuha.
Aku tidak mampu memahaminya dan karena aku tidak tahu bagaimana kemampauan ini bekerja, aku tidak ingin berpikir terlalu dalam tentang itu sekarang.
Kemudian keterbatasan pergerakan siku seperti mempunyai berbagai pergerakan yang luas, begini dan begitu terlihat menipu. Pergelangan dan tangan bisa berputar seperti bor dan saya bisa menggerakan siku dan pundakku dengan sudut yang tidak mungkin untuk struktur kerangka Ogre. Dan saya kemudian mengetahu cara penggunaan kemampuanku melalui tangan silver. Aku ingin memutar jaring dari ujung jari tanpa masalah.
Yep, saya mendaptkan barang yang sangat bagus.
Meski entah aku tau bisa menggunakan dengan jari slime tapi seperti yang diharapkan. Sesuatu yang dasar sulit akan membuat masalah mudah selesai.
Setelah itu kami kembali ke markas dan membuat pesta. Karena pertempuran dari pertarungan hebat dan barang barang yang kami dapatkan dari para petualang. Ini sangat pengint. Ada beberapa botol booze (semacam bir). Jika kita tidak punya satu sekarang ini maka kapan kita bisa punya satu lagi?
Ini juga untuk mengirim jiwa jiwa keluar untuk Returner dan Velvet
Kalau Velvet, mungkin tidak terlalu penting karena dia sudah lama meninggal, yang aku khawatir sekarang ini karena atmosfer berbeda sekali.
Saya menjelaskan detailnya secara rinci ke si rambut merah, Blacksmith-san dan yang lainnya untuk mendapatkan persetujuan dari mereka.
Meski saya sudah berusaha untuk membujuk mereka, manusia serakah itu hanyalah sampah, tapi yeah booze sangat enak sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar