Day 58-59-60

Day 58
Aku pergi keluar untuk mencari serigala hitam kembali dalam 2 hari berturut turut. Meski begitu, saya keluar sendirian. Gobukichi-kun dan lainnya berada dalam tengah pelatihan untuk mempelajari bagaimana cara mengendarai peliharaannya. Saya bisa mempelajarinya dengan mudah karena pengalamanku dari kehidupan yang lalu dan salah satu dari kemampuanku [Horse Riding]. Bisa berkomunikasi dengan peliharaanku cukup membantu sekali. Mereka mempunyai masalah tapi itu membuatnya lebih mudah untuk Gobukichi-kun dan lainnya untuk bisa mengendarainya mereka dengan tali dan pelana yang terbuat dari jaringku.
Aku akan mengatakan, seorang Ogre yang bersenjata yang mengendarai Hind Bear itu sangatlah keren yang dilihat dari segala arah. Aku penasaran bagaimana jika Hind Bear bersenjata juga.
Hari ini, saya menemukan kelompok dari serigala hitam dengan menggunakan Sense Presence. Dan pada akhirnya  saya menangkap 8 serigala hitam dan 1 pemimpinnya.
Meski serigala hitam mempunyai kecepatan yang tinggi, ketahanan dan kekuatan tubuh yang sangat bagus, mereka masih tidak bisa menandingi Hind Bear. Bahkan saya tidak sampai berpikir sesuatu bahwa dengan tubuh besar seperti itu bisa berlari diantara pohon.
Ketika mereka menyadari bahwa mereka tidak bisa melarikan diri, jadi serigala tersebut berhenti berlari. Malah menunjukkan taringnya tapi setelah saya melototinya dengan menggunakan kemampuanku, mereka menggoyang goyangkan ekornya seperti anjing yang ramah dan saya menyembuhkan mereka sedikit.
Setelah itu, saya menulis ulang di otak para serigala hitam seperti hewan peliharaan yang lainnya, kemudian saya kembali ke goa.
Saya memberikan 8 serigala hitam kepada goblin yang termasuk dalam pasukan bersenjata ringan [Red Surge] yang dipimpin Hobusato-san.
Mereka berjuang seperti Gobukichi dan lainnya untuk bisa mengendarainya, aku akan mencari cara bagaimana caranya menjadi mudah di depannya.
Sedangkan saya memberikan nama Hind Bear itu yang bernama Kumajirou untuk memperdalam hubungan kami. Pemimpin Serigala hitam  bernama Kurosaburou menjadi serigala kesayanganku.
Saya disembuhkan oleh kelucuan mereka.
Kau tidak bisa melihat keganasan mereka sebelumnya karena mereka membuat bulunya di kepang oleh Si rambut merah, Alchemist-san dan lainnya. Oh yeah, pada titik tertentu saya ingin menambahkan “anggota keluarga” yang bertindak sebagai penjaga Blacksmith-san dan lainnya.
Sisa 2 elf wanita dan 2 laki laki yang menyerah. Yang satunya bisa menahannya pada akhirnya yang mana sebenarnya 2 pengawal elf ditemani dengan elf yang menjadi calon pemimpin clan.
Saya mencoba lebih lembut kepada mereka seperti yang biasa kulakukan, tapi mungkin saya agak kasar.



Day 59
Si Rambut mereh dan saya mengendarai Hind Bearku (Kumajirou) yang sedang berjalan melalui hutan. Disamping kami ada seekor serigala hitam yang bernama Kurosaburou. Keempat kami membuat party yang tidak biasa untuk menjelajahi bagian bagian hutan yang belum tersentuh.
Si Rambut merah sudah memperbaiki kemampuan bertarungnya, tapi dia belum pernah membunuh jadi dia belum mendapatkan pengalaman apa apa.
Pada dasarnya, levelnya belum berubah.
Meski kemampuan fisiknya naik karena pelatihan sehari hari, itu tentu saja memiliki perbedaan dibandingkan meningkat kemampuan dari menaikkan levelmu.
BTW, si rambut merah sekarang ini memiliki level 18. Levelnya meningkat dari 10 sebelumnya sejak berburu Hind Bear yang mana bagus untuknya tapi sebenernya dia masih belum berguna.
Kemampuan fisiknya sekarang ini masih dibawah pada Goblin pada umumnya. Dengan begitu, si rambut merah tidak akan pernah menang melawan goblin yang selalu keluar tiap hari untuk berburu dan menaikkan level mereka.
Alasan mengapa kami keluar berburu bersama saat ini untuk meningkatkan level dia.
Si rambut merah tidak dilengkapi dengan peralatan khusus hari ini. Ada kemungkinan besar jika seorang yang tidak berpengalaman akan melakukan kesalahan dalam menggunakan peralatannnya dengan kemampuannya sendiri. Jadi begitulah dia belum mendapatkan peralatan item magic apapun.
Pilihan senjatanya adalah pisau Kukri (bisa diliat di google) dan beberapa pisau kecil Ring Dagger sebagai cadangannya.
Pertahannya dia menggunakan perisai yang diperkuat dengan sisik, item yang sama yang diberikan pasukan goblin pada umumnya, yang mana itu item kelas [Normal].
Dia selalu mengenakan baju yang dibuat oleh para sister yang terbuat dari bulu Hind Bear dan benangku, sebagai penutup dada dan sebuah jubah berwarna abu abu.
Lenganya dilindungi oleh sarung tangan baja. Sedangkan kakinya dilindungi oleh baja paha, baja lutut, serbuk baja dan baja sabaton. Semua peralatan itu terlihat sangat berat, jadi saya mengubahnya untuk menjadi sedikit ringan dan sekarang sebenarnya sudah cukup ringan. Karena itu, pergerakannya terlihat gesit. Mangsa pertamanya adalah Armored Tanuki.
Dia sedikit berjuang melawan pertahanan sisik belakangnya, tapi karena dari kemampuan sebagai [Job Warrior] kemampuannya dalam mengkoreksi pertarungan, atau mungkin karena hasil dari pelatihannya atau mungkin keduanya, si rambut merah berhasil mengalahkan Armored Tanuki.
Dagingnya diberikan kepada Kurosaburou untuk dimakannya.
Mangsa selanjutnya adalah 3 Night Viper. Meski dia terkejut karena tatapan tajam, tapi dia terlihat tenang mengamati pergerakan mangsanya dan mampu menangkis serangan mereka dengan menggunakan perisai dan dia berhasil memenggal mereka.
Dagingnya diberikan kepada Kumijirou untu dimakan.
Selanjutnya 3 kobold. Saya langsung menangkap keduanya dengan menggunakan benangku, membuat situasi dimana dia akan melawannya satu lawan satu. Mungkin mereka menyadari bahwa tidak ada jalan lain untuk kabur dan fokus kepada Si Rambut merah, menantangnya bertarung dengan pertarungan jujur dan adil.
Kobold memiliki kekuatan fisik yang cukup kuat tapi dengan kemampuan pertarungan si rambut merah yang didapatkan dengan pelatihan bersama para goblin tiap hari bisa menandingi perbedaan yang ada dalam kemampuan fisik.
Menghindari serang kobold dan kadang kadang menangkis serangannya. Si rambut merah bisa menghindari luka serius dan bisa memenggal mereka. Dengan istirahat sejanak si rambut merah bisa memulihkan tenaganya pada batas tertentu, saya melepaskan salah satu para Kobold, bukan untuk melepaskan dia, tapi bertarung dengan si rambut merah.
Meski dia mendapatkan beberapa luka, tapi si rambut merah kembali lagi memotong tubuh kobold menjadi beberapa bagian.
Saya bertanaya pada kobold yang terakhir dimana lokasi desanya sebelum membiarkan dia bertarung. Dan hasilnya saya mendapatkan lokasinya.
Sambil berpikir apakah saya pergi ke sana atau tidak, jika memberikan kesempatan untuk pergi, si rambut merah memiliki kemampuan fisik yang tersisa mengatakan “selanjutnya” jadi saya melepaskan musuh selanjutnya.
Kobold terakhir terlihat bertarung lebih baik dari pada sebelumnya, tapi pada akhirnya dia bisa memenggal kepanya dengan ketajaman ayunan yang dimilikinya dan membunuhnya.
Setelah menyembuhkan luka si rambut merah dan menyembuhan juga kelelahannya. Saya membiarkan Kumajirou dan Kurosaburou memakan tiap kobold.
Setelah saya memulai ingin memakan kobold, si rambut merah memberitahuku dia ingin mencoba memakannya juga, jadi saya memangganya dan kami makan bersama.
Saya kagum dengan kemampuan adaptasi si rambut merah. Setelah dia memakan daging monster itu tanpa ragu sedikit pun.
Well, saya tidak yakin mungkin saya mengatakan aksi yang dilakukannya “memakan”. Tapi saya yakin bahkan jika itu bahan mentah atau besi. Hampir semuanya ditelan.
Yeah, si rambut merah terlihat sangat pemberani, yang mana bagus karena itu akan menjadi sesuatu jika dia ingin bersama denganku kedepannya.
Ability [Mountaineering] learned
Saya berpikir “oke, jadi mangsa selanjutnya adalah.....” kemudian si rambut merah menarik ujung jubahku.
“ada apa?” saya bertanya sambil melihatnya kebawah, matah yang dulunya berwarna biru sekarang menjadi merah kusam.
Selain itu, pupil hitam yang melingkar itu berbentuk persegi panjang menyerupai seorang monster.
(TL note; jika ingin tahu seperti matanya, cek google “Goat Eye”)
 Mata mata tersebut terlihat berbeda dari mata sebuah monster.
Karena matanya terlihat tidak bagus, matanya terlihat sedikit aneh mengeluarkan suasana yang dingin.
Entah bagaimana, dia mendapatkan sebuah [Job] baru. Mungkin karena dia memakan kobold atau mungkin juga karena sering berlatih bersama dengan para goblin.
Well, kesampingkan dulu itu, saya mendengarkan ceritanya. Sirambut merah mendapatkan sebuah [job] bernama [Noire Soldier]. Setelah meningkatka daya gabung dari monster terseut, dengan [Job Warrior] mempunyai kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang langka ini dengan memenuhi suatu kondisi yaitu “memakan seekor monster, yang mereka bunuh dengan sendirinya”.
Seperti biasa, jadi saya penyebab dari ini,huh? Saya tidak merasakan apapun seperti penyesalan.
Dengan penambahan sebuah [Job] baru, kemampuan Sirambut merah meningkat secara cepat.
Ada kelemahan yang terdapat dalam kemampuan [Noire Soldier] tubuh akan merasakan memburuk dan mereka akan meninggal jika tidak memakan daging monster atau darah untuk memperbaiki jarak waktunya, tapi tingkat pertumbuhannya dari kemampuan bertarung sangat luar biasa. Dia sekarang ini memiliki kemampuan fisik yang sama atau bahkan lebih baik dari sebelumnya dibandingkan dengan Hobgoblin. Kekuatan pertarungannya tidak bisa lagi dibandingkan dengan sebelum dia berubah. Mengingat sebelumnya, kemampuan pertarungannya sama bahkan lebih buruk dari goblin pada umumnya, itu adalah peningkatan yang sangat luar biasa.
Sirambut merah selalu mengatakan “mengagumkan, mengagumkan” sambil dia meremukkan kedua tanduk Red Deer, dia menendang tubuhnya jadi terbang ke udara dan memotong leher yang tebal itu dengan kekuatan otonya menggunakan pisau kukris. Entah bagaimana itu terlihat manis.
Kemudian kami membagikan dagingnya secara adil.
Ability [Wild Horn Dance] learned
Ability [Red Crystal’s Tone] learned
Setelah itu kami berburu berbagai hal.
Ketika malam tiba, saya berhenti sejenak bersama si rambut merah. [EUE :v]
Saya menegaskan kepada si rambut merah tentang job barunya [Noire Soldier] meningkatkan kemampuannya dijalan yang besar ketika dia mengambil sesuatu “dariku” (mani :v). Jadi dengan mengalahkan monster yang lebih kuat, dia akan menjadi diri yang kuat.
was a private matter.
Perburuan hari ini, level si rambut merah meningkat drastis menjadi 34 dan akan tetap meningkat.




Day 60
Saya merasakan ada sesuatu di sekitar daerah dengan menggunakan [Sense Presence]. Bahkan itu sudah 2 jam setelah tengah malam saya masih memiliki banyak energi.
[Sense Prensence] efek area dari kemampuan ini berkembang pesat akhir akhir ini. Saya selalu mengaktifkannya sebelum saya pergi tidur untuk jaga jaga, tapi itu membuatku bangun setiap saat. Itu sangat menyebalkan.
Saya menyetelkannya jadi hanya [Sense Enemy (musuh)] yang bisa kurasakan jadi itu tidak akan membangunkanku ketika saat malam. Sekarang saat ini sebenarnya ada banya musuh yang muncul, terlalu banyak pada saat jam malam.
Beberapa saat, aku kira para manusia datang untuk menyerang, tapi saya menyadari bukan itu, pada malam harinya hutan cocok bagi para monster. Jika manusia menyerang kita sekarang, mereka akan memiliki posisi yang sangat mengerikan. Sementara saya mencoba mencari tahu apa itu, tapi saya memastikan itu bukanlah manusia.
Nama spesies akan muncul ketika menggunakan kedua kemampuan [Mental Map] dan [Sense Presence] yang muncul itu adalah kobold. Aku kira mereka datang untuk balas dendam, tapi pikiranku salah.
Aku bisa mengatakan ada 53 kobold dengan sebuah titik merah yang muncul di [Mental Map]ku, ada juga 38 titik biru yang muncul sedang mengejar para kobold tersebut. Dan di tepi ada muncul sebuah titik abu abu besar. Sebuah makhluk deng spesies sama muncul dengan warna yang sama, jadi artinya ada tiga spesies yang berbeda.
Aku tidak tahu makhluk apa itu pada titik biru dan titik abu abu . dari apa yang bisa kukatan ketika titik merah membuat kontak dengan titik biru maka titik merah akan menghilang. Dari apa yang kusimpulka para kobold sedang diserang.
Kejadian seperti ini bisa terjadi setiap saat, itulah mengapa saya mengabaikannya.
Tapi ini berbeda saat ini, karena Kobold sedang menuju langsung ke tempat goa kami.
Aku lebih suka tidak masuk dengan situasi seperti itu, tapi ketika mereka semakin mendekat dan mendekat. Saya memutuskan untuk membangunkan semua orang dan menyuruh mempersiapkan kemungkinan adanya gangguan.
Aku bisa dengan mudah membunuh para kobold jadi yang masalah disini yang pada titik biru dan titik abu abu tersebut
Para kobold lari dengan cepat yang mereka bisa menuju ke goa kami, mereka telah berkurang menjadi 36. Tidak hanya laki laki. Kelompok itu ada perempuan, yang tua dan anak anak.
Di belakang barisan terdapat pasukan kobold yang bersenjata mencoba menahan dari titik biru tersebut. Titik biru tersebut adalah Skeleton [kerangka tulang hidup] yang bersenjata dengan menggunkan pedang, perisai dan pakaian pelindung. Para kobold yang sedang mencoba berusaha keras untuk memperlambat Skeleton.
“….”
Aku kehilangan kata kata.
Ketika saya berada didalam Dungeon Returner, saya tidak melihat Skeleton. Ini pertama kalinya melihat Skeleton. Apa ini skeleton makhluk magic yan sama yang menjaga dengeon Velvet?
Mengapa mereka ada disini?.... ahhh seorang Kobold sedang dibunuh. Seperti aku tidak mempunyai banyak untuk berpikir tentang itu.
Aku memerintahkan menggunakan manset yang kuberikan dulu dan membertahukan mereka untuk menyerang kelompok Skeleton dengan menggunakan busur panah sebagai awalan. Untuk mendapatkan tembakan bagus di mereka sangat sulit sekali. Bahkan jika mereka terkena dikepalanya, ujungnya hanya sampai disana. Begitulah seberapa sulitnya itu.
 Kemungkinan besar, ada kemampuan yang bisa melawan mereka.
Karena busur tidak memberikan efek kepada mereka, jadi saya mengambil “Tirard”, kekuatan jarak jauh kami. “Patri” pasukan pembantu logistik kami, mengarahkan para kobold menuju ke sel penjara. Saya menyuruh  Gobuji-kun untuk memberikan pertolongan pertama bagi yang membutuhkan diantara mereka.
Aku ingin mereka diawasi dan jika mereka tetap diluar maka hanya mengganggu pertarungan kami.
Karena penyerangan jarak jauh kami tidak efektif, saya memerintahkan pasukan utama untuk bertarung (Revolution) dan pasukan bersenjata ringan (Red Surge) untuk melawan para Skeletons. Serigala hitam juga ikut membantu disini.
Bagaimanapun, memotong tulang meraka dengan menggunakan pedang sangat sulit. Itu pertarungan yang sulit pada pertamanya.
Itu semua berubah ketika Hobusato-san mempunyai pengalaman melawan Skeleton, menghancurkan tulang tulang itu dengan menggunakan sarung tangan. Skeleton yang tahan terhadap serangan tebasan tapi lemah ketika menerima serangan tumpul.
Aku menyampaikan informasi itu kepada semua orang menggunakan manset. Seandainya jika kami mempunyai waktu yang sulit kami akan merasakan mimpi buruk yang pernah ada, jadi kami melawan Skeleton segera.
Mengetahui kelemahan mereka, jadi mereka tidak akan menjadi masalah.
Dengan kapak besar dan perisai berbentuk dinding itu, Gobukichi bergerak memotong mereka seperti tidak ada apa apa.
Melihat sesosok besar dengan teriakan menuju para Skeleton dan mengubah mereka menjadi pasir membuatku sangat lega.
Gobue-chan dengan peralatan kapak yang biasanya. Itu tidak berlebihan mengatakan bahwa dia sudah memiliki ayunan pembunuhan tertentu. Dia mengayunkan kebawah menghancurkan tengkorak dengan satu ayunan sehingga membuat mereka semua roboh tanpa berhenti. Itu pukulan yang sangat mengerikan.
Gobumi-chan menggunakan Failnaught kemampuan [tembakan tertentu] untuk menembakkannya di tengkoraknya, dan ternyata tidak efektif. Dia bisa mengatasinya, bukan hanya jumlah tembakan api cepat yang mengenai sasaran tapi juga mengubah ujung panah yang yang menghasilkan peningkatan daya tembus tersebut.
Skeleton tidak bisa bertahan melawan tembakan api cepat itu karena tembakan itu datang mereka seperti gelombang.
Hobusei-san membakar dan menghancurkan para Skeleton menggunakan magic apinya. Tentu saja dia tidak menggunakan magic penghancurnya karena kami sekutunya yang berada disekitarnya. Karena dia sudah naik level, efektifitas magicnya meningkat drastis. Dia tidak memiliki banyak kesulitan dalam melawan Skeleton.
Dan bagiku, well tentu saja saya tidak mempunyai kesulitan melawan mereka.
Tidak seperti Kobold, kami memiliki banyak cara untuk melawan. Kami tidak menerima kekalahan melawan Skeleton ini.
Menambah Hind Bear dan Three Horned Horse sebagai <Familiars>, kami memiliki banyak potensi perang tanpa khawatir kehilangan.
Aku tidak berpikir bisa mengambil saat ini. Sesuatu aneh terjadi, jumlah para Skeleton tidak berkurang sama sekali.
Dibandingkan skeleton yang ada didalam goa sudah dihancurkan sampai mereka bukanlah apa apa selain tumpukan tulang, mereka tetap datang dan datang. Tidak ada akhir bagi mereka.
Sambil berpikir dari mana mereka, saya mengingat bahwa Returner mengatakan sesuatu tentang mereka.
 Ada yang terkuat diantara Skeleton yang dinamakan Greater Skeleton, yang mana memiliki kemampuan dalam membuat Skeleton.
Selain itu, dia bisa menyerap mana dari kegelapan yang ada disekitarnya, jumlah skeleton yang dibuat oleh Greater Skeleton bisa dibuat pada saat malam hari tanpa terbatas. Itu sesuatu yang bisa diharapkan oleh Velvet-sama. Itu memang patut untuk dibanggakan.
“ahh jadi begitu” “aku akan mencari tahu” “aku hanya menghancurkan Greater Skeleton’kan”
Meski begitu, saya mengubah pikiranku setelah mempertimbangkan berapa banyak EXP (pengalaman) yang bisa didapatkan membunuh Skeleton lagi dan lagi.
“ini waktu yang bagus untuk naik level” aku pikir.
Aku memberitahukan kepada mereka semua apa yang kukatakan tadi. Meski ini sudah melewati tengah malam. Acara EXP dimulai.
Jadi titik abu abu itu adalah Greater Skeleton yang membuat Skeleton. Itu masih ada diluar dan tidak melakukan pergerakan, jadi saya tidak terlalu khawatir.
Pada mulanya semua orang mencari tahu “apakah diantara kita ada yang terbunuh?”, setelah beberapa saat, semua orang mulai terbiasa bertarung melawan mereka jadi kami nyaris tidak memiliki luka.
Itu mungkin terjadi karena sesuatu yang terjadi seperti kelelahan. Aku harus membuat mereka menyerangnya secara beregu, untuk menyakinkan supaya tidak terjadi apapun.
Bahkan jarak jauh dan pasukan pembantu logistik bisa menghancurkan merekma dengan menggunakan benda tumpul dengan mudah, sambil Hind Bear memastikan tidak ada Skeleton yang kabur.
Saya memakan tulang sambil mengamati mereka. Si Rambut merah datang ingin beristirahat sejenak dari bertarung dan makan bersamaku. Blacksmith-san, para sister dan Alchemist-san datang juga dari pertarungan. Aku penasaran bagaimana jika tulang itu bisa digunakan sebagai bumbu untuk apapun, jadi saya berkonsultasi dengan mereka.
 Rupanya tulang tersebut bisa digunakan sebagai bumbu. Bukan hanya karena tulang itu berkualitas tinggi tapi juga jarang ada. Itulah mengapa saya menyimpan beberapa dan menempatkannya di item boxku. Bisa juga menjual mereka untuk emas yang banyak. Saya harap bisa menemukan seseorang yang menjadi sumber bagus untuk emas untuk menjual tulang tulang ini. Ternyata ada banyak informasi bagiku dari pedagang, ketika saat kami berdagang, mereka bisa diandalkan.
Ability learned: 【Slashing Resistance】
Ability learned: 【Piercing Resistance】
Ability learned: 【Weakness to Sunlight】
Ability learned: 【Weakness to Crushing】
Ability learned: 【Nullify Critical Hits】
Ability learned: 【Tireless】
Ability learned: 【Bone Union】
Ability learned: 【Joint Magic】
Ability learned: 【Equipment Materialization】
Ability learned: 【Evil Miasma of Life】
Ability learned: 【Absorb Magic】
Ability learned: 【Nullify Negative Status Effects】
Ability learned: 【Cold Attack Nullification】
Ability learned: 【Thunder Attack Nullification】
Ability learned: 【Acid Attack Resistance】
Ability learned: 【Weakness to Light Damage】
Ability learned: 【Weakness to Holy Damage】
Ability learned: 【Weakness to Fire Damage】
Ability learned: 【Anaerobic】
 Saya memakan banyak dari mereka, jadi saya mendapatkan beberapa kemampuan. Ada banyak kemampuan yang berguna kudapatkan, tapi mereka tidak akan jadi masalah karena tidak akan mengaktifkan mereka. Ini sudah 4 jam sejak dimulainya pertarungan ini. Sepertinya mulai pagi. Semua orang sudah mendapatkan pengalaman yang banyak dan naik level, jadi aku kira ini saatnya untuk mengakhiri acara ini.
Lebih dari  itu, saya ingin pergi tidur.
Yeah, saya sudah memutuskan, aku akan mengakhiri acara ini. Saya mengambil alih bagian depan menyerang kawanan skeleton dengan menggunakan silver arm ku dan tombak merah sampai saya keluar.
Tepat ketika saya sebuah pedang hitam yang diayunkan dikepalaku. Aku melihatnya, jadi saya menangkisnya dengan menggunakan tombak merah dan menusukkan jari jari silver arm ku kepada musuh.
Greater Skeleton yang memiliki besar dua kali lipat dari pada yang lainnya dan menggunakan pedang yang mengagumkan. Silver Arm ku menghancurkan sampai ke dadanya dan mengakhiri acara ini.
Tengkoraknya membuat suara yang tidak bagus ketika saya memakannya. Tentu saja saya masih melahap setiap bagian sampai tulang terakhir yang dimilikinya.
Seperti yang diharapkan dari spesies yang lebih tinggi, kau bisa mendapatkan banyak pengalaman ketika menghancurkannya. Meski rasanya tidak buruk juga.
Aku sampai tidak berpikir bahwa tulang ini bagus rasanya. Tulang yang berkualitas tinggin memiliki konsintensi yang bagus. Yeah lezat.
Ability learned: 【Lesser Summoning: Undead】
Ability learned: 【Greater Equipment Materialization】
Ability learned: 【Negative Energy】
Ability learned: 【Lesser Damage Reduction】
Ability learned: 【Lesser Magic Damage Reduction】
Pada mulanya saya pikir, “beraninya para kobold tersebut membawa kami ke masalah” tapi sekarang saya  melihat mereka sebagai anjing yang membawakan kami hadiah.
Bagaimanapun, sementara si penyembuh Gobuji-kun dengan panik menyembuhkan kobold yang terluka serius, saya menyelesaikan penyembuhan pada sisa kobold dan memberikan mereka obat untuk membuat mereka tidur. Itu akan menjadi masalah jika mereka menyerang kami ketika kami sedang tidur juga. Kami sangat kelelahan sekali karena acara tadi jadi kami semua pergi tidur. Malamnya pun tiba.
Saya membangunkan kobold yang sudah kuberikan obat dan menanyakan pemimpinnya. Kobold Footman memiliki sebuah tombak pendek dan ada beberapa rekannya menanyakan apa yang terjadi.
Saya menetapkan sesuatu seperti ini:
Para Kobold hidup juga di goa seperti kami (meski mereka sedikit bodoh, mereka tidak melakukan perluasan)
·         Mereka hidup dengan berburu di hutan dan pegunungan. Semuanya berubah saat mereka menyerang Orc dan membunuhnya dan mendapatkan besi kapak.
·         Kobold betina bekerja meluaskan rumah mereka sementara sedangkan yang kobold jantan mencari makanan.
·         Seperti ini mereka memperluas daerah lingkungan mereka. Mereka merasa bahagia ketika mereka bisa berkembang.
·         Disamping itu mereka datang ke tempat Dungeon Velvet.
·         Pada mulanya para kobold tidak memahami apa itu dungeon. Jadi mereka memutuskan para kobold jantan untuk menyelidiki dungeon disiang hari. Saat mereka menutupi lubang, sebuah kelompok besar skeleton muncul pada malamnya.
·         Mereka terpaksa melarikan diri.
·         Kelelahan, itu adalah sesuatu yang tidak dimiliki oleh para Skeleton, segera menyusul para kobold berusaha untuk melawan mereka dan mereka dibunuh tanpa ampun. Tidak peduli apa itu prajurit, tua, muda, jantan atau betina, mereka tidak bisa terhindar.
·         Jadi dimana mereka memutuskan untuk lari? Benar, ada sebuah goa yang dimiliki oleh ogre yang terkenal. Mereka mengira akan tetap mati. Mungkin jika mereka datang ke goa kami, mungkin ogre tersebut akan membantu mereka. → They were aware they might just be killed by the Ogre.
·         Jadi pemimpin mereka memutuskan “selain itu, kami akan menyelesaikan pada tingkat ini jika kami tidak melakukan sesuatu, setidaknya kami mencobanya”
·         Kalian pasti tau apa yang terjadi disisanya.
Apa apaan ini?
Tidak masalah, jika semuanya baik baik saja jadi baiklah.
Ketika mereka menyelesaikan ceritanya, saya memutar dengan tandukku mencoba untuk menyimpulkan detailnya di kepalaku. Para prajurit dan kobold footman membuat barisan berlutut di depanku.
Kobold footmen adalah kobold yang pernah naik level sekali. Gaya hidup Kobold pada dasarnya seorang samurai atau pejuang. Saya hanya membunuh satu dan memakan kobold sejauh ini. Jadi aku tidak sadar sampai sekarang.
“kami memakan sesama kami sendiri. Yang kuat biasanya memakan yang lemah. Kami membunuh dan saling memakan satu sama lain didorong sebuah ambisi suatu hari menjadi “Lord”.
Itu benar, Lord
Saya dipanggil dengan nama “Chief” (ketua) pada kobold yang umumnya tapi Kobold footmen memanggilku dengan sebutan “Lord”.
Sebuah kehidupan yang terselamatkan memberikan kehidupan yang layak untuk menyerah sebagai imbalan apa yang mereka percayai. Itu semuanya ada disana.
Jika salah satu dari mereka mengkhianatiku, Lord Mereka, pemimpin Kobold akan senang hati mengeksekusi mereka. Itu yang dia nyatakan.
Well, tidak seorang pun akan percaya dengan sepenuhnya dengan hanya itu tapi melihat matanya saya percaya dia mengatakan yang sebenarnya. Sebuah mata tidak akan bisa berbohong.
Jadi saya memutuskan melakukan persiapan untuk jaga jaga jika mereka melakukan sesuatu.
Saya membukan item boxku, mengambil item magic yang aku cari dan memakannnya.
Ability learned: 【Enslave】
Item yang kumakan tadi bernama “Collar of Slavery” yang mana itu kepunyaan para petualang yang mati di dengeon Velvet.
Sudah jelas siapa mereka. Terbukti, itu sesuatu yang bisa di gunakan pada penjagaanmu jika kamu tidak mempercayai mereka.
 Itu adalah kemampuan yang sangat berguna. Saya mencari tahu mengapa sayatidak menggunakannya sebelumnya.
Saya mengingatnya sekarang, saya mencoba memakan satu untuk bahan percobaan sebelumnya. Rasanya enak.
Aku tidak merasakan tekstur dari itu. Permukaannya lengkat dan isinya sangat keras. Semakain saya mengunyahnya semakin saya merasakan sakit perut.
Dan rasanya juga pahit, asam dan pedas. Haruskah saya bilang rasanya dari ancaman dari ketiganya seperti buruk?
Ini sudah lama rasanya, aku tdak memakan sesuatu yang tidak enak kurasa. Aku akan tetap menyimpan ini. Karena sudah sejauh ini.
Inilah namanya “saat dibutuhkan”. Kau memakannya karena sudah seharusnya.
Sekarang saya mempunyai kemampuan [Enslave]. Ini kemampuan dapat mencegah seseorang berkhianat. Kemampuan ini tidak akan bekerja saja karena sudah dimiliki. Harus melakukan sesuatu, aku mungkin akan memulai kembali pembuatan manset komunikasi untuk bisa menggunakan kemampuan ini.
Ehh? Apa yang harus kulakukan pada kobold? Aku akan memikirkannya saat pagi hari. Sekarang mereka bisa tinggal sementara di sel penjara.
 Ternyata kobold bisa menerimanya. Aku merasa tidak harus keras terhadap mereka. Ah dilema antara pilihan... apa kah aku harus membunuh mereka atau ikut bersama kami?..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar