Hari ini hujan setelah sekian lama, jadi saya
memutuskan untuk melihat Sirambut merah, Blacksmith-san, para Sister dan
Alchemist-san. Well, mereka biasanya tidur bersama saat malam dan melakukan
pekerjaannya saat siang hari. Ini memberiku waktu yang sedikit untuk memanjakan
mereka.
Setelah Sirambut merah mendapatkan kemampuan
[Noire Soldier], serangannya sangat brutal. Sampai sekarang, dia sekarang ini
setara dengan kemampuan tapi rendah dalam hal kekuatan. Dia benar benar mulai
mengejar ketertinggalannya.
Akhir akhir ini, dia datang kepadaku
mengatakan “berlatih denganku, aku ingin bertarung” yang mana saya menemukan
muka yang menggemaskannya. Sangat sulit menjelaskannya.
Kau tau perasaan ketika seekor anak anjing
datang untuk bermain yang menunjukkan muka menggemaskan? Seekor anak anjing
kecil, yang menggerakkan ekornya sana sini. Sesuatu yang seperti itu.
Sebagian besar, mereka menganggapnya sebagai
anjing pelacak, di lain sisi saya melihatnya sebagai anak anjing yang
mendatangiku.
Dan itulah bagaimana saya menghabiskan waktu
dipagi hari, bermain dengan sirambut merah. Saya akan mendatangi Blacksmith-san
selanjutnya.
Akhir akhir ini, Elf Kirue dan Arue “Guard
Elves” (elf yang menjaga si pemimpin elf bodoh sebelumnya) sangat antusias
membuat perpaduan antara Mitrhil, pekerjaannya biasanya dengan pisau dan pedang
pendek.
Guard
Elf merupakan satu dari kebanyakan elf yang saya tangkap yang memiliki keahlian
tentang mithril. Memberikannya tugas kepada mereka kepada orang yang tepat
Rupanya mereka berdua anak dari keluarga yang
baik yang mempunyai silsilah keluarga yang hebat.
BTW, tidak semua elf memiliki keahlian dalam
Mithril. Blacksmith-san bisa melakukannya karena turun temurun dari generasinya,
itulah mengapa kebanyak elf tidak terbiasa dengan proses dan tidak bisa
memiliki keahlian tersebut. Mereka berdua merupakan elf elit yang bukan hanya
menerima latihan tapi juga memiliki keahlian dalam kerajinan yang telah
diturunkan secara turun temurun.
Well, ada batas seberapa dua orang bisa
membuatnya tapi mau bagaimana lagi.
Saya meminta permintaan untuk membuat busur
yang berulang ulang. Blacksmith-san dan Guard Elf mencoba untuk melakukan
sesuatu dengan itu. Saya penasaran jika itu berkembang dan berhasil. Aku ingin
mereka memberitahuku ketika itu sudah siap.
busur tersebut biasa kehilangan kekuatan itu
dalam jangkauan, tapi itu tidak penting, aku ingin melawan arah.
Tampaknya Blacksmith-san melakukan
pekerjaannya dengan bagus akhir akhir ini. Sudah banyak senjata prototipe yang
sudah dibuat dan di tes saat pelatihan goblin.
Hasilnya sangat menjanjikan. Kami memiliki
banyak senjata baru di gudang senjata kami.
Aku ingin kepada mereka untuk membuat massal busur
yang berulang. Dengan mengambil kesempatan untuk bisa ada disini, Guard elf
mengambil mithril yang diolah dari silver armku sebagai batang logam. Meski
komposisi mithril yang diambil dari silver armku hampir seperti palsu, dengan
produk pribadiku akan dibuat sesuai yang aku tanyakan dari mereka.
Dengan muka yang merah, Blacksmith-san dengan
dada yang terengah engah sambil terlihat sangat bangga. Tanpa menyadarinya,
mulutku terbuka.
Setelah itu, kami saling bertukar pendapat.
Aku pergi ke tempat para sister pada malam
harinya.
Akhir akhir
ini mereka bekerja keras dengan kemampuan barunya [Chief Cook], yang bertugas
menyiapkan makanan untuk para komandan goblin.
Karena mereka terlalu sering makan, jika para
sister tidak memulai memasak sebelumnya maka itu tidak akan cukup, untungnya
peralatan dari Blacksmith-san, bisa digunakan, meski begitu, tempat dapur
menjadi seperti medan perang.
Saya memutuskan untuk bergabung. Saya memulai
memotong makanan. Bahkan jika saya masih terlihat seperti ini. Saya masih bisa
memasak dengan baik.
Selain itu, saya merasa senang ketika Aoi
memasak, meski masih belajar dan berolahraga, antara lainnya, Aoi sangat buruk saat memasak. Saya
mempunyai pengalaman menyedihkan ketika memakan makannya.
Aoi, saya penasaran dengannya apa yang terjadi
setelah saya bacok olehnya.
Note: Aoi = the stalker from the very start.
Setelah nasi selesai dipersiapkan saya bekerja
sampai malam tiba. Bersama dengan para sister. Kami memulai mencari ide makanan
baru untuk dibuat.
Tujuan adalah memproduksi makanan dari
kehidupanku sebelumnya. Sekarang ini, hanya keripik kentang yang bisa dibuat
dengan makanan yang lain. Rempah rempah yang ada benar benar berbeda dengan
kehidupanku yang sebelumnya. Aku pikir mereka akan sulit untuk membuatnya, tapi
setelah berkonsultasi dengan para sister, mereka selesai dengan cukup cepat,
jadi saya tidak terlalu khawatir.
Permintaan makanan cukup menarik.
Setelah makan, saya mengunjungi Alchemist-san.
Akhir akhir ini, alchemist-san menugaskan
dirinya sendiri untuk membuat barang yang terbuat dari item magic asli dengan
menggunakan tulang Skeleton, yang mana hasilnya belum saya lihat.
Saya
berencana memeriksa bagaiman perkembangannya, jadi saya menuju langsung
kepadanya dan bertanya tentang itu. Dia tidak mengatakan kepadaku. Itu anti
klimaks.
Meski
begitu, dia membuatku terkejut.
Dia menunjukkanku pengurangan tulang dari
Black Skeleton dia membuatnya menjadi orang desa hitam. Ada 10 dari mereka,
yang diduga dengan kemampuannya “seseorang yang menusuknya dengan ini tidak
akan pergi untuk beberapa saat”
“luar biasa, saya sangat senang dengan itu,
aku akan mendukung mereka” saya katakan. Tampkanya Alchemist-san mendapatkan
kemampuan baru, tapi dia tidak mengatakan sesuatu.
Selai itu. Aku pikir cara berbicaranya dengan
muka yang tersenyum adalah hal kotor. Biasanya gadis yang keren akan
memperlihatkan hal hal nakal.
Sambil menggoda dengan diam diam, sama seperti
yang sebelumnya. Para pengganggu mulai masuk satu persatu.. dan tentu saja saya
tidak akan mengatakan apa yang terjadi setelah itu. Eue :v
Tidak ada komentar:
Posting Komentar