Day 67


Ada 6 pembawa pesan dari Father Elf-san yang datang saat tengah harinya. Meski mereka datang tanpa ada janji, aku membiarkan mereka mengatakan apa yang mereka ingin katakan dan karena saya mengerti mereka mencoa untuk tidak ingin bersikap kasar.
Elf elit yang sedang berpastisipasi didalam pelatihan di aula besar, ketika kami masuk dan mereka langsung memberikan jalan. Meski begitu, para utusan tersebut dan lainnya tidak mengatakan apapun.
Hanya sebentar mereka ditatap sinis olehnya.
Sekarang, karena kemampuan [Conceal] yang ditambahakn didalam manset mereka, elf elit terlihat memiliki tubuh yang gelap, jadi mereka terlihat seperti Dark Elf. Aku tidak berpikir bahwa utusan elf tersebut menyadari mereka dari desa elf yang sama dengan hanya tatapan saja.
Dari itulah mereka ditatap dengan sinis oleh mereka, didalam fantasi elf “terang” dan “gelap” memiliki hubungan yang tidak bagus. Dari sana, saya yakin hal tersebut. Ini sangat bagus juga.
Ketika elf elit sedang berlatih, terliha dari salah satu dari utusan elf ingin mengatakan sesuatu tapi pada akhirnya mereka tidak mengatakan apa apa. Setelah hilang beberapa lama, elf elit tidak akan bisa kembali.
Setelah itu, saya membawa utusan elf itu ke tempat kerja yang menjadi tempat pribadiku juga. Saya melayaninya dengan tea yang saya terima dari Father Elf-san. Sayangnya, saya tidak mempunyai sofa, saya hanya mempunyai satu kursi yang terbuat dari jaringku.
Salah satu mereka duduk mungkin dia sebagai negosiator, dan yang lainnya tampaknya hanya sebagai pengawal.
Mereka memulai perbincangan.
Meski saya sudah sadar apa yang terjadi,  para tentara manusia tampaknya akhirnya tiba. Mereka menggunakan rute yang sudah kukatakan sebelumnya. Tampaknya para tentara tersebut membawa sejumlah besar dari kekuatan militer.
Bahkan dengan item magic yang saya berikan, elf yang masih tampak cemas tentang pertarungan dengan tentara manusia. Lubang yang saya tinggalkan ketika saya buat elf elti bawahanku tampaknya cukup besar, jadi mereka datang kepada kami untuk meminta bantuan.
Jika elf tahu apa yang terjadi pada mereka, mereka tidak akan menunjukkan tanda tanda itu. Mereka hanya bilang mereka hilang sebagi hasil dari kebodohan yang menggunakan mereka sebagai kepentingannya sendiri.
Mereka mengatakan keberadaanya belum diketahui. Elf mencari tanda tanda dari mereka tapi karena mereka tidak muncul sampai sekarang jadi mereka mengira mereka sudah mati.
Bagaimanapun, saya penasaran jika Father Elf-san memalsukan informasi tersebut, saya sangat bersyukur karena itu. Setelah berbasa basi sebentar, kami memulai berbicara tentang permintaan tersebut.
Jadi, misi kami secara singkat adalah mengusir atau menghancurkan tentara manusia. Itu akan bagus jika dengan kemampuan kami menghancurkan mereka. Kami bisa mundur secara strategi, tapi melarikan diri dari musuh tidak izinkan. Meski aku tidak berpikir tidak mempunyai makna yang banyak.
Imbalannya 40 set pedang pendek Mithril, perisai bulat dan Chain Mail, 10 batang besi Mithril, 3000 panah mithril dan beberapa item magic umum yang bisa membuat cahaya, dan lain lainnya.
Berdasarkan pencapaianku, tampaknya mereka memberikan kami lebih. Kami juga akan menyimpan barang jarahan kami.
Mereka bertanya apakah itu bisa diterima sesuai persyaratan tersebut dan tentu saja saya mengatakan YA.
Hanya satu syarat saya bahwa saya bisa beroperasi dengan bebas. Selain bertempur, taktik Guerrilla akan membawa kami kedalam kemenanga. Bertarung langsung akan menjadi pilihan terakhir.
Untuk kepentingan dalam bertukar informasi, saya memberikan gelang kepada utusan elf dengan fitur komunikasi untuk diberikan kepada Father Elf-san.
Seelah melihat mereka kembali ke desa Elf, saya membuat klon kecil sebagai pengintai. Mengumpulkan informasi bagaimana perkembangan perang apakah akan menjadi sangat penting.

Selain itu, pasukan tentara bayaran mendapatkan Job pertama mereka << Parabellum >>.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar