Day 89


Besok adalah hari yang sudah diputuskan bahwa keenam dari kami berangkat pada perjalanan pertama kami. Sebagai bonus tambahan, kami mendapatkan EXP pada saat perjalanan karena kami mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang di sekitar  area yang kita bisa dapatkan. Tapi saya harus mengakuinya, alasan terbesar sejauh ini gara gara perjalanan tersebut karena kualitas dari EXP yang didapatkan di dalam hutan menjadi sudah tidak memuaskan lagi.
Yang hanya bisa dikhawatirkan didalam perjalanan yaitu kemungkinan terdeteksinya pasukan musuh yang kuat. Saya tidak terlalu khawatir tentang diserang atau dibajak, tapi akan menjadi merepotkan jika kereta yang kita bawa rusak dalam perjalanan.
Tentu saja, saya tidak pergi sendirian bersama dengan para gadis pada saat ini. Masing masing kelompok sekitar lima sampai sepuluh orang, tidak termasuk Familiar.
Anggotanya sebagai berikut.
·         Kelompok pertama ; tentu saja saya sendiri, Dhammi-chan, si rambut merah dan gadis lainnya dan tiga Lords.
·         Kelompok kedua ; Ogakichi-kun, Asue-chan, satu Hobgolin Cleric, tiga manusia dan empat kobold Footmen.
·         Kelompok ketiga ; Burasato-san, Supesei-san, tiga Elf, satu manusia, tiga Hobgoblin dan satu Hobgoblin Cleric.
·         Kelompok empat ; dua Ogre, satu Hobgoblin Mage, dua Tigermen, dua Dragonewts dan tiga manusia.
·         Kelompok kelima ; Dodome-chan, lima Ogre, dua manusia, Kobold Samurai, dan satu Centaur.
Pilihan tersebut secara pribadi untuk menghindari konflik pada saat perjalanan menuju ke tempat tujuan kami.
Awalnya, ada sedikit keraguan membawa pendatang baru setelah keributan yang mereka lakukan pada beberapa hari sebelumnya, tapi setelah melalui berbagai metode, rehabilitasi dan penjelasan tentang hirarki. Saya yakin mereka tidak akan membuat masalah yang berkelanjutan pada yang akan datang nantinya.
Pemimpin dari kelompok pendatang baru ditentukan oleh mereka sendiri. Meski sepertinya terlihat membuat keputusan yang tidak masuk akal, tujuannya adalah agar tidak memilih pemimpin secara pribadi. Dengan membiarkan mereka memilih, hal tersebut membuat mereka mengikuti seseorang yang mereka dukung dan membuat mereka mengurangi dalam membuat masalah.
Sepertinya generasi selanjutnya akan lahir sebelum perjalanan yang penuh resiko ini selesai.
Well, disamping itu, hari sebelum pergi, saya meresa seperti nyaman sementara. Saya mengundang Father Elf bergabung denganku pada Hot Spring.
Saya membawanya pada bagian tamu dan bukan yang ada didalam goa, saya harus membuat gambaran bahwa Hot spring tersebut terlihat sama untuk semua orang. Bukannya ada perbedaan besar yang ada didalamnya tapi saya ingin mendapatkan publiksitas ekstra dari usaha ini.
Reaksi dari Father elf terlihat mencengang, dia rupanya berencana menyebarkan berita ini pada teman teman bangsawannya.
Tentu saja, sebagai bonus tambaha, beberapa makanan yang berkualitas tinggi disajikan, yang disajikan oleh para sister yang terlihat enak. Saya pikir ini salah satu makanan favoritku.
Pesta ini penuh dengan tawa dan sangat memuaskan, khususnya ketika saya mengeluarkan satu tong elf wine. Tiba tiba menjadi sebuah perjamuan. Karena kami menggunakan tempat pelatihan luar, kami menyiapkan api unggun dan menari sampai larut malam.
Pendatang baru dan lainnya berkumpul dan merayakan hari yang baik. Ini pemandangan yang bagus untuk dilihat.
Sambil melihat pemandangan ini, saya mengangkat gelasku pada Father elf “bersulang untuk sebuah persahabatan kita”.
 Dengan ini, kami minum sekali lagi, segera Father elf pergi dengan kawalan yang saya tunjuk, untuk memastikan donator kami pulang selamat pada malam harinya, dia sudah mengkomsumsi alkohol sebanyak yang saya minum. Setelah melihat dia pergi, kami bersiap siap membersihkan area pada saat acara tersebut berlangsung.

Pagi paginya, saya menemukan diriku pada tempat kamar tidurku dan tertidur nyenyak. Ini hari yang sangat bagus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar