Besok adalah hari yang sudah
diputuskan bahwa keenam dari kami berangkat pada perjalanan pertama kami. Sebagai
bonus tambahan, kami mendapatkan EXP pada saat perjalanan karena kami
mengumpulkan sebanyak mungkin informasi tentang di sekitar area yang kita bisa dapatkan. Tapi saya harus
mengakuinya, alasan terbesar sejauh ini gara gara perjalanan tersebut karena
kualitas dari EXP yang didapatkan di dalam hutan menjadi sudah tidak memuaskan
lagi.
Yang hanya bisa dikhawatirkan didalam
perjalanan yaitu kemungkinan terdeteksinya pasukan musuh yang kuat. Saya tidak
terlalu khawatir tentang diserang atau dibajak, tapi akan menjadi merepotkan
jika kereta yang kita bawa rusak dalam perjalanan.
Tentu saja, saya tidak pergi
sendirian bersama dengan para gadis pada saat ini. Masing masing kelompok
sekitar lima sampai sepuluh orang, tidak termasuk Familiar.
Anggotanya sebagai berikut.
·
Kelompok pertama
; tentu saja saya sendiri, Dhammi-chan, si rambut merah dan gadis lainnya dan
tiga Lords.
·
Kelompok kedua ;
Ogakichi-kun, Asue-chan, satu Hobgolin Cleric, tiga manusia dan empat kobold
Footmen.
·
Kelompok ketiga ;
Burasato-san, Supesei-san, tiga Elf, satu manusia, tiga Hobgoblin dan satu
Hobgoblin Cleric.
·
Kelompok empat ;
dua Ogre, satu Hobgoblin Mage, dua Tigermen, dua Dragonewts dan tiga manusia.
·
Kelompok kelima ;
Dodome-chan, lima Ogre, dua manusia, Kobold Samurai, dan satu Centaur.
Pilihan tersebut secara pribadi untuk
menghindari konflik pada saat perjalanan menuju ke tempat tujuan kami.
Awalnya, ada sedikit keraguan membawa
pendatang baru setelah keributan yang mereka lakukan pada beberapa hari
sebelumnya, tapi setelah melalui berbagai metode, rehabilitasi dan penjelasan
tentang hirarki. Saya yakin mereka tidak akan membuat masalah yang
berkelanjutan pada yang akan datang nantinya.
Pemimpin dari kelompok pendatang baru
ditentukan oleh mereka sendiri. Meski sepertinya terlihat membuat keputusan
yang tidak masuk akal, tujuannya adalah agar tidak memilih pemimpin secara
pribadi. Dengan membiarkan mereka memilih, hal tersebut membuat mereka
mengikuti seseorang yang mereka dukung dan membuat mereka mengurangi dalam
membuat masalah.
Sepertinya generasi selanjutnya akan
lahir sebelum perjalanan yang penuh resiko ini selesai.
Well, disamping itu, hari sebelum
pergi, saya meresa seperti nyaman sementara. Saya mengundang Father Elf
bergabung denganku pada Hot Spring.
Saya membawanya pada bagian tamu dan
bukan yang ada didalam goa, saya harus membuat gambaran bahwa Hot spring
tersebut terlihat sama untuk semua orang. Bukannya ada perbedaan besar yang ada
didalamnya tapi saya ingin mendapatkan publiksitas ekstra dari usaha ini.
Reaksi dari Father elf terlihat
mencengang, dia rupanya berencana menyebarkan berita ini pada teman teman
bangsawannya.
Tentu saja, sebagai bonus tambaha,
beberapa makanan yang berkualitas tinggi disajikan, yang disajikan oleh para
sister yang terlihat enak. Saya pikir ini salah satu makanan favoritku.
Pesta ini penuh dengan tawa dan
sangat memuaskan, khususnya ketika saya mengeluarkan satu tong elf wine. Tiba
tiba menjadi sebuah perjamuan. Karena kami menggunakan tempat pelatihan luar,
kami menyiapkan api unggun dan menari sampai larut malam.
Pendatang baru dan lainnya berkumpul
dan merayakan hari yang baik. Ini pemandangan yang bagus untuk dilihat.
Sambil melihat pemandangan ini, saya
mengangkat gelasku pada Father elf “bersulang untuk sebuah persahabatan kita”.
Dengan ini, kami minum sekali lagi, segera
Father elf pergi dengan kawalan yang saya tunjuk, untuk memastikan donator kami
pulang selamat pada malam harinya, dia sudah mengkomsumsi alkohol sebanyak yang
saya minum. Setelah melihat dia pergi, kami bersiap siap membersihkan area pada
saat acara tersebut berlangsung.
Pagi paginya, saya menemukan diriku
pada tempat kamar tidurku dan tertidur nyenyak. Ini hari yang sangat bagus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar