Day 96


Kami sampai Fotress City [Trient] sekitar tengah siang hari. Kota ini dikelilingi oleh benteng besar berwarna putih. Sangat sulit untuk bisa menembus pertahanan benteng ini yang dilengkapi dengan persenjataan disetiap sisi bangunan di dinding kota.
Berpikir tentang itu, sepertinya ada keramaian disekitar kami. Mungkin karena diriku, seorang Ogre Hitam, bersama dengan Kumajirou dan Kurosaburou.
Sepertinya mungkin saya tidak diijinkan untuk menginjak kota ini.. aman untuk bisa dikatakan dengan situasi sekarang ini tapi mungkin nanti akan menjadi situasi yang mengerikan, tapi tiba tiba, wakil Manejer tiba dan memaksa para penjaga itu untuk bisa mengizinkan saya untuk masuk. Hal ini menunjukkan bahwa wakil manejer ini cukup berpengaruh di negara ini.
Untuk menunjukkan rasa terima kasihku padanya, saya menjual murah beberapa sisik Turtle Snake padanya. Selain itu, saya memutuskan untuk menyembunyikan tubuhku dengan jubah, meski itupun tidak bisa menyembunyikan tandukku, tapi setidaknya terlihat lebih baik sekarang.
Manusia adalah populasi terbanyak di Fotress City, meski saya melihat beberapa ras makhluk buas dan beberapa ras Subhuman juga. Sepertinya rasio antara manusia dan non manusia di kota ini sekitar 6:1.
Kota ini terlihat ramai, toko toko yang berjejeran di jalan utama, suara yang ceria dan tawa para anak anak terdengar di penjuru jalanan, cahaya yang bersinar di gedung gedung, dan suasana sangatlah damai.
Tentu saja ada kegelapan di kota ini, tapi kebanyakan bercahaya, kota ini bisa dinikmati.
Saya mengunjungi berbagai toko toko setelah memasuki kota dan selanjutnya saya pergi mencari tempat penginapan untuk ditempati tidur. Hari ini cukup sibuk.
Saya berencana tinggal di kota ini sekitar empat sampai lima hari.
Saya juga memberitahu pada gadis gadis jika mereka bisa ikut denganku atau tinggal di kota ini ketika saya pergi dan saya akan menghormati keputusan mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar