Day 18

Setelah kami menyelesaikan pelatihan pagi, kami bertiga bertemu Kobold saat keluar berburu.
Saat ini, ada 3 dari mereka, 2 dari mereka mempunyai peralatan seperti sebelumnya dengan pakaian pelindung dan pedang panjang, dan yang terakhir dengan busur pendek dan tempat anak panah.
Sambir berpikir “apakah ini hari kedua berturut turu untuk mencoba kekuatan Gobumi-chan”, saya memeriksa sekitar apabila ada musuh lain yang mendekat, kemudian saya membuat keputusan.
Dengan keadaan sudah aman, saya membuat perintah untuk menyerangnya.
Dengan kobold yang bisa menyerang dalam jarak dekat dengan busur dan anak panah, merupakan ancaman tertinggi dibandingkan dengan yang lainnya, dengan serangan sembunyi sembunyi dengan batu yang beracun dari serangan lemparan Gobumi-chan bisa menentukan serangan. Dengan racun batu mengenai mata kanan kobold, kami mencuri busur karena tidak bisa melihat dengan sempurna.
tanpa menyia-nyiakan waktu, para sisa kobold langsung panik, kami berdua gobukichi dan saya langsung mengalahkan kedua kobold itu dengan pedang panjang yang lebih baik dari sebelumnya.
Pedang panjangku yang terlihat lusuh tapi cocok dengan tubuhku yang sekarang ini. Dengan menggunakan badanku, saya dengan mudah memotong kepala para kobold dari badannya.
Sekaran ini tanduk yang saya gunakan sebelumnya menjadi pisau sekarang. Membuatku merasa berbeda
Semua musuh Gobukichi langsung rusak tulangnya karena terkena pukulan pentungan. Itu terlihat sedikit kotor.
Gobumi-chan menggunakan pisau yang saya berikan sebelumnya seperti batu keras, memotong busur kemudian menancapkan di tenggorokan para kobold dan memberikan pukulan akhir. Rupanya evolusi Gobumi-chan terletak pada otak dan kecepatannya, untuk menggunakan senjatanya dengan cerdik, kecerdasannya juga.
Setelah itu kami membongkar badan para kobold, kami mengumpulkan pakaian pelindungnya, gobumi-chan mendapatkan busur dan tempat anak panah dan saya mengambil pedang panjang untuk diriku karena pedang tersebut terlihat lebih bagus dari apa yang kupakai sebelumnya. Karena tidak ada yang cocok dengan Gobukichi, jadi dia harus menunggu untuk waktu selanjutnya.
Sayangnya para kobold ini tidak punya Fire Spirit Stones, koleksiku yang terdapat pada tas kecilku diisi dengan ketiga sebelumnya.
Yang satunya ku gunakan, yang keduanya saya beri ke goblin yang untuk membuat bahan obat, sekarang, jika ada terjadi sesuatu. Aku yakin mereka akan memakai dengan berguna. Setiap goblin bisa satu batu untuk dimakan.
Aku tidak mendapatkan kemampuan baru. Saya hanya merasa lebih mendapat kemampuan yang sudah kudapatkan sebelumnya, membuatku lebih kuat. Aku bisa melihat benang merah yang merupakan lintasan mereka untuk menyerang, jadi itu membuatku lebih mudah dalam bertempur. Setelah kami berburu, apapun kami dapatkan saat pulang kami mengambilnya. Setelah itu kami pun ke goa untuk tidur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar