Lima
goblin pelayan (Minions), 3 darinya menjadi Hobgoblin, saya memberi mereka
hadiah ucapan selamat. Karena mereka baru berubah menjadi Hobgoblins, aku
memberitahu mereka untuk membiasakan tubuhnya. Saya membatalkan pelatihan pagi
hari ini karena teman latihanku hampir mati. Woah hampir saja. Bahka jika saya
tidak menahan kekuatanku seminimal mungkin, sebuah pukulan ringan akan membuat
goblin meninggal, lebih seperti mereka akan mati jika tidak segera diobati.
Gobukichi-kun,
memakai pelindung gigi, yang mana untuk tidak membuatnya terluka. Pakaian
pelindung tidak bisa berhenti karena kekuatannya berderit. Bahkan perisai
terbuat dari besi hitam mempunyai lubang sebesar tangan. Jadi saya menghentikan
latihan sparring.
Saya
melanjutkan pelatihan selanjutnya yaitu 1 lawan 1 , dimana yang menang bisa
memberikan perintah kepada yang kalah.
Pada
sorenya, saya melanjutkan membuat pakaian pelindung yang saya mulai kemarin.
Saya
melihat Gobukichi-kun, yang mana ingin keluar berburu dengan ekspresi yang
khawatir. Aku kira itu akan berbahaya baginya untuk keluar sendirian dan
berpasangan dengannya. Pagi tadi, para goblin pelayan menjadi berpasangan
dengan Hobgoblin individu dan berperan sebagai pembantu atau pendukung.
Gobumi-chan
dan Hobusato-san mereka berdua memiliki gaya pertarungan yang sama, dan mereka
mulai akur satu sama lain jadi mereka memimpin 4 goblin bawahan dan pergi
berburu.
Hobusei-san
yang sedang duduk disampingku sambil saya membuat pakaian pelindungku. Saya
memberi tahu dia untuk mengembalikan buku ketika dia selesai membacanya tapi
dia mengabaikannya, Gobue-chan menambang batu roh hari ini. Segera mereka akan
menemukan pusat dari banyaknya batu roh, dia menjadi sangat terdorong. Dan
penambangannya terlihat cepat.
Redhead
memulai latihan dengan pedang kayu bersama para goblin yang aku tinggalkan
dibelakang. Dia sangat serius dalam latihan untuk membangkitkan sikap
kompetitif dari goblin yang lain karena mereka tidak ingin kalah, ini membawa
goblin yang tua mendekati goblin dari segenarasiku. Sungguh, dia sangat tangguh
sekali.
Ketika
saya beristirahat dari membuat pakaian pelindung, saya memutuskaan untuk
mengunjungi para gadis. Yang pertama saya mengunjungi Blacksmith-san untuk memeriksa
pisau yang dia buat dari batu roh, saya sangat senang karena tertarik dengan
kemampuan yang dimiliki. Saya juga melihat para sister membuat beberapa sample
makanan. Saya kemudian ide bersama alchemist-san untuk membuat potion baru,
sudah sejak lama saya berlambat lambat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar