Day 94


Hari ini mulai hujan yang cukup lebat. Karena hujan dan angin membuat perjalanan kami cukup sulit, saya memutuskan untuk berhenti disuatu tempat. Untungnya, setelah beberapa saat bersusah payah saat hujan, saya melihat sebuah tempat “Rest Station” (tempat peristirahatan” yang 30 meter dari sisi jalan. Kami berhenti dan meninggalkan kereta diluar saat kami memasukinya. Sekelompok pedagang keliling yang tiba sebelum kami dan sekelompok petualang biasa yang terliha ketakutan ketika saya masuk. Mereka memancarkan ketakutan, jadi saya mengeluarkan dua tong sake dan membagikan ke semua orang yang ada disekitar situ.
Untuk menghilangkan rasa ketakutan pada situasi tersebut. Saya menjual bahan bahan yang kami dapatkan ketika kami memulai perjalanan kami, seperti sisik dari Turtle Snake dan beberapa efek personal yang dijarah pada mayat petualang yang ada dipegunungan sebelumnya. Saya juga ikut serta dalam perdagangan tersebut.
Awalnya, para manusia itu masih terlihat ketakutan melihat ku, tapi setelah Blacksmith-san berjalan masuk, mereka terlihat tenang dan terbuka. Setelah itu, seorang manusia dan makhluk buas masuh di Rest Station yang terkejut karena kehadiranku, tapi berakhir tidak menyerangku karena mereka merasa suasana terlihat cukup tenang bahwa saya tidaklah berbahaya. Saya bisa memakan mereka jika mereka memutuskan untuk bertarung  denganku. Sayang sekali mereka tidak melakukannya. Pada siang harinya, para sister menyiapkan makan siang dengan manusia yang bersama dengan konvoi kami. Kami diundang untuk berjudi setelah kami selesai makan dan saya memutuskan untuk ikut serta karena saya punya waktu luang. Memenangkan beberapa emas ekstra tidak akan menyakiti siapapun’kan.
Permainan yang dimainkan oleh mereka mirip seperti Blackjack. Setelah penjelasan singkat tentang peraturannya, saya memutuskan akan bermain dengan uang yang saya jarah dari pegunungan sebelumnya. Hasilnya berakhir dengan kemenangan beruntung. Karena itu saya menggunakan kemampuan [Golden Rule] dan Luck. Pedangan itu mulai melanjutkan permainan sampai saya benar benar menelanjangi oleh mereka. Setelah saya selesai dengan kemenanganku, saya mengembalikan beberapa barang dan pakaian mereka karena saya hanya tertarik pada beberapa item yang saya menangkan.
Saya tidak mengembalikan uang atau persediaan mereka, tapi saya merasa tidak enak melihat seorang bertelanjang yang berdiri didepanku. Ada juga perasaan bersalah, karena menggunakan kemampuanku saat perjudian, saya merasa seperti menipu.
Saya menghabiskan seharian di Rest Station karena hujan sepertinya tidak reda. Saya mungkin berpikir untuk melanjutkan perjalanan karena ada kuda Skeleton dan kereta juga mempunyai atap. Tapi saya pikir yang terbaik menunggu sampai hujan benar benar berhenti karena kita tidak terlalu terburu buru.
Saya berlatih beberapa seni bela diri dan bertanding melawan Dhammi-chan dan sirambut merah di sudut Rest Station untuk menghabiskan waktu. Meski mereka sepertinya sudah menemukan gaya unik bertarung mereka, serangan mereka sedikit sederhana, dan mereka cenderung menggunakan kemampuan alami mereka. Karena itu, saya berpikir mereka butuh latihan lebih banyak lagi.
Jadi untuk saat ini, saya memutuskan untuk memberikan arahan tentang perlunya belajar, bagaimana memperbaiki kemampuan mereka. Setelah itu, saya memutuskan untuk melatih beberapa kemampuanku seperti [Wind Demon Gale] dan [Burning Demon Flame]
Berkat pengetahuank dari kehidupan sebelumnya, saya mengingat semua bela diri yang telah diajarkan dan dengan kemampuan [Art], mengajarkan mereka pastilah tidak sulit.
Selama pelatihan kami bersama Dhammi-chan dan Sirambut merah, beberapa petualang melihat kami dan tiba tiba berjalan kearah kami dan ingin bergabung pada latihan ini. Diantara mereka, beberapa dari mereka memiliki job sebagai [Job Boxer], [Job Swordsman] dan [Job Warrior]. Saya mengeluarkan beberapa tombak kayu dan pedang kayu dari item boxku dan menyerahkan pada kelompok yang baru masuk.
Meski saya mencoba sebisa mungkin menahan diri sedikit dan bahkan meski saya melawan semua kerumunan, saya lebih kuat dibandingkan mereka semua. Setelah beberapa menit, kebanyakan dari mereka terbaruing ditanah, hilang kesadaran. Ini latihan yang bagus tapi terlalu singkat. Setelah itu, semua orang pergi dan melakukan pekerjaan mereka masing masih.

Kenapa ya...? :v

Tidak ada komentar:

Posting Komentar