Ketika saya bangun,
tubuhku sudah berubah drastis, aku bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana
caranya sebelum aku mau tidur.
Perubahan tubuhku
membuatku terkejut. Sewaktu saya menuju mau tidur aku mendengar sesuatu. Jadi
begitu. Ini namanya naik ketingkat selanjutnya (Rank Up), huh. Mesteri yang ada
di dunia ini membuatku ketakutan.
Tidak, tidak, dari
pengalamanku, saya memahaminya, tapi hukum alam yang terdapat didunia ini
sangat menakjubkan, tapi menakutkan juga. Setelah membunuh dan memakan Orc
kemarin, dalam satu malam fisikku dari umur 7-9 tahun ke tingkat orang remaja.
Kekuatan fisikku, penglihatan dan pendengaran meningkat tajam. Bahkan kemampuan
yang kudapatkan kemarin malah bertambah kuat juga.
Ini sangat
menakutkan, bagaimanapun tubuhku yang
langsung menjadi besar ini, aku malah merasa nyaman dengan perubahan ini.
Meskipun perubahan besar ini bisa membuatku gila, yaa kuharap itu tidak akan
terjadi.
Meskipun tubuhku
berkembang pesat, tapi saya tidak merasakan apapun dari kesakitan otot otot ku
karena perkembangan ini, saya merasa ada kekuatan yang meluap luap yang ada di
diriku ini dibandingkan sebelumnya, seperti memiliki kekuatan besar, aneh’kan,?
Even though my body had
grown so much, I didn’t feel any muscle pains from it at all, instead, I felt
overflowing power that was incomparable to before, like a temporary feeling of
omnipotence. Freaky, right? Seriously.
Sekarang, jika saya
seperti orang orang lain mungkin mereka akan bersenang senang dengan melakukan
hal hal yang bodoh sampai pusa, bagaimanapun, sebenernya aku bahkan belum
mencapai kekuatan yang ku inginkan, serasa ini adalah perangkap yang telah
disiapkan. Itulah aturan yang ada di dunia ini, menakutkan bukan?? Kesampingkan
saja itu.
Sangat menarik melihat
Gobukichi, yang tumbuh lebih besar dari biasanya, cuman berdiri dengan muka
yang kebingunan.
Kelihatannya dia juga
melampui level 100 setelah bertarung denga Orc yang kemarin itu, dan membuatnya
naik level juga, berbeda dengan saya, tubuh Gobukichi tidak berubah warna hitam.
Faktnya aku tidak bisa membedakan warnanya, tapi dia terlihat berwarna hijau
Well, kesampingkan saja
itu.
Yang membuatku menarik
adalah wajahnya.
Dia tidak terlihat
goblin jelek seperti yang dulu, dia terlihat polos. Dia memiliki daya tarik.
Telinganya tetap runcing, dan hidungnya terlihat bengkok. Penampilannya hampir
seperti manusia. Mempunyai kulit hijau bukanlah manusia seperti biasanya, cuman
penampilannya saja yang terlihat seperti itu.
Kemudian bagaimana
dengan saya? Jadi saya mengecek dengan
menggunakan bayangan yang ada di pisauku ini. Apa yang ku lihat, penampilan
dengan kulit hitam, dengan muka yang terlihat mudah sebelum saya berikernasi
kedunia ini.
Seperti yang aku kira,
itu terlihat sama persis dengan mukaku yang sampai sampai membuat diriku blank.
Jadi sekarang saya mendekat ke tempat tidurku, mengambil serangga dan memulai
memakannya dari kepala.
Stelah beberapa saat,
saya menarik tangan Gobukichi dan pergi melihat Si Goblin tua.
Karena itu jika saya
tidak memperalat Goblin tua saat ini, keberadaannya tidak berguna sama sekali.
Untuk jaga jaga, karena
saya merasa berbahaya. Aku tidak akan memberitahukan tentang [Origin dan
Demise] dan [Divine Protection Of the
Great God] yang saya terima. Apa yang saya dapatkan adalah ;
1.
karena berubah langsung menjadi
Hobgoblin, maka penampilan dan tubuhku persis seperti manusia. Alasannya tidak
di ketahui. Itu merupakan salah satu misteri dunia ini. Karena Hobgoblin
seperti manusia, maka mereka bisa hidup diantara kota manusia. Meskipun Cuma
cerita lama dari budak Goblin, dan sebagian besar dari mereka hidup menjadi
budak. Yang terlihat bagus akan menjadi seks budak bagi manusia yang mesum.
2.
Perbedaan antara kulik Gobukichi dan
kulitku karena perbedaan jenis species. Subspecies biasanya lebih kuat dan
memiliki kemampuan spesial dibandingkan dengan goblin yang biasanya. Kecuali
mempunyai kondisi spesial jadi tidak bisa menjadi subspecies, yang mana
terlihat seperti saya sekarang ini.
3.
Selanjutnya, warna kulitku yang hitam.
Hitam simbolnya adalah tuhan yang tertua yang ada di dunia ini, yang mengintrol
dari awal awal sampai akhir. Meskipun subspesies spertiku jarang sekali ada
akan menjadi yang terkuat dengan belajar, bahkan bisa belajar tentang sihir
yang paling besar pun.
4.
Juga, bagi para orang yang beriman pada
tuhan, saya agak seperti menjadi objek pemujaan, jadi masalahnya, bagian dari
tubuhku di anggap sebagai ritual untuk berkomunikasi dengan tuha, jadi saya
harus extra hati hati kalau pergi kekota atau sebagainya. Agama sangat
mengerikan di dunia ini.
5.
Bagaimana cara bilangnya, menjadi
Hobgoblin ketika belum mencapai usia sebulan itu sangatlah aneh. Si kakek tua
yang masih goblin bilang, itu sangatlah benar, ngomong2 goblin yang pergi
bekerja jauh dari rumah (sebenarnya 40 Goblin) hanya 3 yang berubah menjadi
Hobgoblin.
6.
Dan karena Gobukichi dan saya berubah
menjadi Hobgoblin sebelum meninggalkan gua, kami bisa memakai secara bebas
wanita yang ada di goa. Kami juga menerima sebuah gudang untuk menyimpan dan
menggunakan sesuka hati kami.
Jadi begitu ya?
Ya,,, karena dia
bertele tele dalam menjelaskan, saya mengabaikan sebagian besar yang dia,
terutama 3 point dan alasannya pasti jelas. Seperti saya bilang tadi. Meskipun
didunia mana kau tinggal, agama sangatlah menakutkan, malahan lebih.
Jadi saya sudah mendapatkan
perlindungan dari tuhan besar yang menjadi karakteristis kenaikan tingkatku.
Itu membuatku malah menjadi masalah yang lebih banyak daripada biasanya. Aku
pikir itu adalah sesuatu harus yang kusembunyikan selama mungkin.
Seperti yang ku kira,
kami tidak keluar hari ini untuk berburu. Kami melanjutkan latihan bela diri
bersama Gobukichi untuk bisa membiasakan diri dengan tubuh baru kami, kami berlatih dengan semangat tinggi.
Kekuatan Gobukichi terlalu besar baginya jadi dia tidak bisa memanfaatkan. Dia
menyukai berperang.
Meskipun saya, yang
mempunyai ketertarikan pada tipe bela diri yang selalu ku ingat. Saya berpikir
kekuatan gobukichi malah menjadi lebih kuat dari yang sebelumnya. Seperti yang
saya harapkan, dia lebih cocok dengan kemampuan yang dia miliki sebagai barisan
depan party kita.
Dia tidak terlalu
cerdas atau cepat, tapi menyerang dan bertahan telah meningkat drastis, membuat
dirinya seperti tank yang penuh dengan penyerangan, seperti karakter campuran.
Ketika kami selesai berlatih bela diri, sorenya kami memutuskan untuk menganti
pakaian pelindung kami karena sudah telihat mengecil.
Karena kami sudah
tumbuh, tanduk dan pisau yang saya gunakan sebelumnya menjadi kecil bagiku,
jadi tidak terlalu efektif untuk memakainya. Bagaimanapun aku hanya
menanganinya untuk hari ini, racunku sendiri karena merupakan senjata yang
memadai, jadi saya bisa menangani kekurangan tersebut sekarang.
Karena itulah kami
menggunakan bahan persediaan hari ini, yang terdiri dari Armored Tanuki, Night
Vipers dan beberapa monster lainnya untuk membuat pakaian pelindung baru. Kami
membuat pakaian pelindung dengan menggunakan Sisik Armored Tanuki, kulit ular
dari Night Viper dan membuat peralatan baru. Aku cukup puas dengan hasilnya,
pakaian pelindung yang kami buat terlihat ringan, lentur dan kokoh.
Sederhananya, itu
pakaian pelindung yang terbuat dari kulit. Kami tidak membuat jubah, tapi
karena terlihat seperti baju berwarna coklat muda, dengan lengan panjang dan
celana panjang penuh sampai bawah mungkin akan baik baik saja. Sisik yang kami
termukan dari tempat yang strategis itu, dapat menambah kemampuan bertahan.
Jadi kami berpikir untuk bisa bergerak dengan bebas.
Dengan segera kami
mebuatnya dan mencobanya juga, seperti kami harapkan, itu hampir tidak
menghalangi sama sekali.
Kami bahkan sudah
menyelesai baju pelindung Gobumi-cha yang tidak sempat kami selesaikan
sebelumnnya karena kekurang bahan bahan yang ada.
Karena bahannya
kebanyakan terbuat dari Seven Colored Bats itu terlihat agak mencolok. Aku
merasa bahwa mungkin kostum itu dari baju nasional dari suatu negara. BTW,
makanan hari ini yang sudah disiap oleh goblin lain yaitu kelinci bertanduk.
Aku merasa tidak cukup, tapi lebih baik ada dari pada tidak ada sama sekali.
Karena rasanya lezat jadi saya memaafkan mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar