Day 68 Sidestory Ogakichi-kun POV


Ogarou menyuruh kepadaku memukul beberapa musuh, karena dia bilang begitu.
Ini waktu akan menjadi fokus ke pergerakan, hanya duduk diatas hewan peliharaan untuk pergi ke medan perang, jumlah kami banyak sekitar tujuh puluh lebih lah. Ogarou bagus dalam hal ini.
Alasan tidak begitu jelas. Dia sendiri tidak cocok berpikir sebanyak itu. Jadi saya lari jika Ogarou mengatakannya. Itulah.
Setelah beberapa saat, saya menemukan musuh.
Tapi ada beberapa magic yang dikeluarkan disekitar, aku tidak tahu apa itu. Ini belum pernah aku lihat sebelumnya. Tapi Ogarou menghancurkannya, dan ini dan itu, saya menuju ke tempat posisi yang ditunjukkan. Sekali yang dikatakan oleh Ogarou, tidak ada boleh ada kesalahan keci.
Laporan telah siap ke Ogarou yang ada pada manset komunikasi telinga.
Setelah menunggu beberapa saat, Ogarou memulai pertarungan dengan melemparkan tombak hitamnya.
Menjadi hangus dan magic itu dihancurkan dengan tombak hitam itu dan membuat dinding yang dikelilingi oleh musuh, itu bagus untuknya meski sedikit terlambat.
ini alasannya karena tidak ingin mangsa kabur.
 Ketika ketinggian dinding lumpur melebihi tinggiku, magic akan di luncurkan secara beruntung di perkemahan itu.
Magic sangat kuat dari beberapa lainnya dan keras dan mempesona.
Tapi masih diatas dari tombak hitam pada level ancaman serangan itu tapi magic di atas langit menyerang dengan serangan meluas. Saya akan melanjutkan serangan bertubi tubi.
Ketika pandangan kabur, bahkan magic dari sisi lemah, datang memberikan instruksi kepada Tsukkome dari Ogarou.
Saya menabrak tanpa ragu ragu. Saya berlari bersama Kumakichi.
Saya menemukan musuh.
Saya membunuhnya dan memukulnya dengan menggunakan kapak.
Perisai penyok, dagingnya dipotong potong. Saya menemukan musuh lagi, saya menghancurkan perisainya.
Sudut tongkat ada daging, wajah yang basah dengan darah dari musuh. Saya menemukan musuh lagi.
Saya Hikikorosu meninggalkan momentum.
Suara kesakitan muncul dari kakiku, mendengar tulang patah. Saya menemukan musuh lagi.
Membunuh mereka dengan dibakar. Berteriak, menunjukkan tarian aneh. Saya menemukan musuh lagi. Saya membunuh memakan kepalanya. Lezat rasanya. Rasa dari otak.
Hampir tidak melakukan sesuatu ketika bertarung.
Menggunakan teknik yang dilatih oleh Ogarou, keluar dari alam, tubuh bergerak sebelum kau menyadarinya.
Pergerakan tanpa berpikir sedikitpun, berjuang saat melawang musuh yang tangguh. Dilatih oleh Ograou bisa dimainkan didalam otak.
Begitu banyaknya saran, saya menyimpan barang dengan kesakitan. Jika bertarung sambil mengingat itu. Dan lainnya...
Musuh harus dibunuh sampai hangus bahkan yang kuat dari yang lainnya.
Saya pkir iu menarik, aku pikir.
Cuma berlatih jika berlatih, saya merasa mendekati Ogarou.
Meski masih jauh tapi masih rasnya seperti mendekati. Dirimu sendiri, kau ingin mendekati Ogarou.
Sebelum keinginanmu sebagi teman dan ingin bersama. Jadi dirinya akan dibunuh oelh musuh. Sebagai perintah untuk menjadi lebih kuat dan memutuskan untuk membunuh banyak.

Dirimu akan menjadi kuat jika mendapatkan lebih banyak pengalamanm, itu dibutuhkan ketika memiliki pengalaman bertarung, selain hal yang penting lainnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar