Day 2

Re:Monster Day 2

Aku bangun dengan bunyi klik. Waktu aku buka mata untuk mengumpulkan informasi, aku tidak bisa menggerakkan kepalaku karena sesuatu sebab. Hasilnya, aku tidak mendapatkan banyak informasi. Meskipun begitu, aku memahami satu fakta; walaupun menyesalkan, cerita tentang reinkarnasi bukanlah sebuah mimpi, atau khayalan yang aku buat ketika mabuk.
Dengan sedikit usaha, dan terbatasnya pandanganku, aku dapat menyimpulkan beberapa hal. Sepertinya aku berada di dalam sebuah gua. Tanda bahwa gua ini buatan tidak tampak, berarti besar kemungkinan ini alamiah. Pakaian tua yang dipakai untuk menyelimutiku rasanya sangat buruk. Ini terasa kaku – dan sangat kotor. Tanah di punggungku terasa tidak nyaman, dan sebuah kerikil menusuk kulitku jadi terasa sedikit sakit, walaupun tidak penting.
Yang lebih penting…
Disini banyak sekali anak-anak buruk rupa yang berkulit hijau dan memiliki telinga lancip. Meskipun aku memakai pakaian, mereka tertidur dan telanjang bulat. Terdapat kurang lebih 30 bayi sejauh pandanganku, dan dua puluh diantara mereka sebesar bayi manusia. Yang lain ukurannya sebesar anak manusia; malahan dewasa aku kira.
…yah, ini bukti sementara kalau aku telah bereinkarnasi. Memandang jika aku menggerakkan tanganku, aku bisa melihat kulit bayi yang sama dengan goblin-goblin di sekeliling, dan di tiap jariku memiliki kuku hitam yang lancip. Jika bukan reinkarnasi, terus apa lagi?
Meskipun ini sudah bukti nyata. Tanganku sama persis dengan bayi goblin yang tidur disampingku.
Nampaknya, kemampuan ESP yang kudapatkan dari operasi penguatan terasa berkurang karena tubuh baruku. Aku benar-benar menangis selama beberapa waktu. Tubuh yang kupunya belum bisa bergerak dengan baik karena aku baru saja dilahirkan. Hari ini, seperti bayi goblin yang lain, aku menghabiskan sepanjang hari dengan tidur.

Meskipun aku tetap tidak lepas dari kenyataan sama sekali.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar