Untuk sementara ini, Asue-cha selalu menambang, sebagian
besar waktunya berusaha memperbaiki dua batu roh besar. Baru saja, saya
menerima laporan bahwa dia sudah berhasil melepaskannya.
Sekarang, kurang lebih kebanyakan batu roh sudah mulai habis
dari dalam goa. Awalnya, ada berbagai dan sejumlah besar batu didalam bebatuan
karena dekat dengan dari Velvet Dungeon dan tingginya level magic kepadatan
yang ada didalamnya. Setelah kematian Velvet dan kematian dari penjaga Dungeon
tersebut, maka tidak terlalu banyak batu roh yang akan ditemukan didalamnya
dengan menambangnya lagi.
Biasanya, batu roh adalah sumber daya yang bisa diperpanjang.
Sayangnya, sejak kami telah menaklukan Dungeon tersebut, batu
tidak lagi murni dari kepadatan magic. Jadi sekali kami menghabiskan Roh
(Spirits) didalam batu, maka energi akan habis didalamnya dan hancur permanen.
Bagaimanapun, beberapa saat, karena usaha dari Asue-chan,
kami bisa mendapatkan sejumlah besar dari berbagai batu roh yang didapatkannya,
karena hal tersebut, saya pikir kami bisa berhenti sejenak menambang untuk
sesaat.
Semua batu ini menunjukkan bahwa keuntungan yang bisa
didapatkan dari batu yang berlevel luar biasa ini jika dijual dan menghasilkan
persenjataan magic.
Setelah menghilangkan pikiran keserakahan beberapa saat, saya
ingin memakan dari beberapa batu kecil bagian dari salah satu batu besar
tersebut. Alasannya saya belum pernah memakan tipe batu seperti ini.
Ability learned: 【Photon Ruler】
Ability learned: 【Photon Tolerance】
Ability learned: 【Gravity Law】
Ability learned: 【Darkness Tolerance】
Ahh, jadi nama kedua batu ini adalah “Light Precision Stone”
dan “The Seminal Stone of Darkness”. Masing masing terlihat murni, ukuran dan
keindahan yangi dimiliki yang tidak sebanding dengan batu yang kami temukan
sebelumnya.
Ketika saya memakan bagian dari batu Seminal, tenggorokanku
terasa seperti Black Hole (lubang hitam kayak kantong dora dan emon :v). Energi
yang dilepaskannya sangat kuat. Pada pertamanya, saya mengeluh karena namanya
“Seminal Stone of Darkness” tidak ada mengandung gravitasi. Saya kira itu
adalah sebuah kemampuan. Saya akan mencobanya ketika sedang berada pada sesi
latihan hari ini.
Setelah berterima kasih atas kerja keras pada Asue-chan, saya
memulai tugas seperti biasa yaitu mengawasi renovasi dari pemukiman kami.
Melihat semuanya berjalan sesuai dengan rencana, saya membuat keputusan untuk
membuat persiapan yang sudah diputuskan. Karena saya telah berjanji untuk
membawa si rambut merah pada pemukiman manusia, saya memutuskan akan membawa
dia dengan ku ketika saya sudah siap berangkat. Yang pertama yang saya butuhkan
adalah mengamankan gerbong kereta kuda, itu sangat penting. Saya bisa
menggunakan salah satu dari hewan peliharaanku tapi efek dari penduduk manusia
mungkin tidak menginginkannya jadi saya memutuskannya untuk tidak menggunakan
mereka.
Ahh benar, yang paling pertama, produksi massal dari black
Skeleton untuk sesi pelatihan setiap hari. Jika saya pergi untuk waktu yang
lama, maka perlu ada pengganti yang memadai untuk pelatihan ketika Skeleton
hancur.
Pertama, mengumpulkan tulang yang diperlukan. Kedua,
kemabgnkan penampilan dan bentuk umumnya. Yang ketiga, bentuk penampilan yang
biasa dan ketahanan yang dimilikinya. Keempat, membuat armor dan senjata yang
akan digunakan.
Setelah menyelesaikan tugas ini beberapa kali, ternyata sudah
malam.
Setelah makan malam, saya memanggil si rambut merah,
Blacksmith-san, para sister dan Alchemist-san. Saya memberitahunya bahwa dalam
beberapa hari selanjutnya saya berencana mengantarkan mereka pada pemukiman
manusia.
Mereka berpendapat ada beberapa kekhawatiran yang mungkin
bahwa manusia akan mengusir kami karena penampilanku. Mungkin juga ada beberapa
yang ingat saya dari medan perang dan menciptakan pemandangan yang menghendaki.
Tapi pada saat itu saya menjelaskan panjang lebar tentang pembicaraan kami.
Saya masih berencana untuk pergi beberapa hari selanjutnya terlepas apa yang
saya nantikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar