Day 17

Saya bangun lebih awal dan masuk didalam ruangan goa. Aku melihat para cewek sudah meninggal. Mereka suudah berbaring di tempat mereka tidur. Dari yang terlihat. Para cewek meminum racun dan meninggal dalam tidurnya. Dimana mereka mendaptkan racun itu, bagaimanapun itu sebuah misteri, benar benar sebuah misteri. Stelah mengambil botol kosong yang ada didekat mereka dan memasukkan dalam tas di pinggangku, supaya tidak mencari apa penyebanya. Jadi saya melapor pada Gobu-jii.
Gobu-jii yang terburu buru dan didepannya terdapat anak bayi yang keluar dari rahim cewek cantik  yang selalu  di eue nya. Dia menangis tersedu. Aku tidak peduli. (sadis) :v
Bagi mayat cewek itu, saya mengambil keputusan dan karena saya kasihan melihatnya karena akan dimakan oleh hewan buas nanti. Jadi saya memutuskan untuk mengkremasi mereka. Sebagai imbalannya saya mengambil hati, perut, dada dan rahimnya.
Karena saya mempunyai kekuatan [Pyrokinesi] “menciptakan api” yang hari sebelumnnya saya meresa tidak cukup. Seperti yang aku lakukan, saya mengumpulkan rumput yang mudah terbakar dan mengumpulkan ranting ranting untuk memastikan panasnya cukup.
Setelah menggunakan kemampuan [Pyrokinedid] ‘untuk menciptakan api. Saya berdoa pada wanita itu untuk bahagia di dunia yang selanjutnya kemudian saya melihat api yang berkobar besar.
Namu Amida Butsu. (Buddhist prayer)
Diantara para cewek itu, ada beberapa kemampuan petualang. Sebenarnya banyak kemampuan. Mungkin kelompok pekerja ini ternyata kuat. Mungkin mereka terlihat lemah karena mereka sudah ditangkap


Ability [Human Language] learned. “bahasa manusia”
Ability [Continental Letter Deciphering] learned. “bisa menafsirkan kata”
 Ability [Mental Mapping] learned. “bisa membuat peta”
Ability [Job-Magician] learned. “punya kemampuan sihir”
Ability [Job-Light Swordsman] learned. “kemampuan pedang ringan”
 Ability [Job-Druid] learned. “kemampuan sihir menggunakan alam” (mungkin)
 Ability [Job-Craftsman] learned. “pengrajin”
Ini tidak biasa bagiku, tapi aku merasa kecendrungan untuk tidak mempelajari kemampuan baruku. Setelah pelatihan pagi, saya mengirim Gobukichi dan Gobumi-chan untuk pergi berburu karena saya tidak mood untuk keluar. Saya mencoba membuat bahan bahan yang terkumpul hari ini dengan menggunakan sisik untuk membuat pakaian pelindung, perisai dan pedang.
Akhir akhir ini, membuat sesuatu menjadi suatu hobi bagiku..
Terlihat kemampuan Craftsman menjadi langsung lebih berguna
Barang barang yang saya buat akhir akhir ini lebih bagus dari pada sebelumnya. Kemampuan ini juga di gunakan seperti membetulkan nama, memperbaiki yang salah.
Berbicara tentang itu, perisai dan pakaian pelindung sudah selesai tapi pedang yang terbuat dari sisik gagal.
Makananku, Gobumi dan Gobukichi membagikan bagiannya yang sudah diburunya, bersama dengan penghormatan bertambah sejak kemarin
Ini mungkin sedikit terlambat, tapi Gobumi-chan juga berubah menjadi Hobgoblin hari ini, dia terlihat cantik, tapi terlihat mengintimidasi juga. Berbeda sewaktu dia masih goblin.
Karena peralatan lamanya sudah kecil baginya, jadi saya meminjamkan peralatanku padanya.

Dia membuat wajahnya lucunya, karena saking senangnya, jadi saya memutuskan untuk membuat peralatan barunya besok, sebenarnya saya ingin membuatnya hari ini, tapi waktunya tidak cukup.

1 komentar: